
Bola.net - Awalan AC Milan di Serie A musim ini cukup menjanjikan. Lantas, apakah klub berjuluk Rossoneri tersebut memiliki peluang untuk keluar sebagai juara?
Milan meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu klub kuat Italia lainnya, Lazio, di San Siro pada akhir pekan lalu. Dua gol yang dicetak Rafael Leao dan Zlatan Ibrahimovic menjadikan skor akhir 2-0 untuk Milan.
Sejauh ini, Milan merupakan salah satu tim yang memiliki torehan sempurna dalam tiga pertandingan. Dengan raihan sembilan angka, Rossoneri kini berada di tiga besar dalam klasemen sementara bersama AS Roma dan Napoli.
Ini adalah langkah awal yang cukup menjanjikan. Kalau mampu mempertahankan konsistensinya, bukan tidak mungkin Rossoneri bisa terus berada di empat besar hingga akhir musim, atau bahkan menjadi juara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Shevchenko Suka Milan yang Sekarang
Torehan apik yang diraih Milan dalam tiga pertandingan terakhir membangkitkan gairah fansnya. Berbeda dengan dulu, di mana para pendukung setia Rossoneri tampak lesu ketika berbicara soal kans meraih Scudetto.
Optimisme juga terpancar dari mata sang legenda klub, Andriy Shevchenko. Ia meyakini bahwa Milan kini sudah berbeda dan bisa berjuang membawa pulang piala yang sudah tidak pernah diraih sejak musim 2010/11 lalu.
"Mereka adalah tim yang hidup, dengan kecepatan yang bagus. Sebuah tim yang menyenangkan untuk disaksikan, bermain mudah dan dan membangun aksi yang luar biasa tanpa kesulitan," ujarnya kepada Gazzetta dello Sport.
"Mereka berkreasi, bermain secara vertikal, mencoba memegang kendali, dan punya banyak solusi. Saya suka tim ini, mereka akan berada di sana sampai akhir untuk mencoba dan memenangkan Scudetto."
Punya Banyak Pesaing
Kendati demikian, pria asal Ukraina tersebut meyakini jalan Milan meraih Scudetto takkan mulus. Ada banyak pesaing lain seperti Inter Milan dan Juventus yang siap menghadang sewaktu-waktu.
"Inter mengalami banyak perubahan, tapi masih tetap kompetitif. Dan kemudian ada Napoli, Roma, dan Juventus yang seperti biasanya," kata Shevchenko lagi.
"Mereka memulai dengan buruk, tapi selalu tahu caranya bangkit. Saya melihat keseimbangan yang bagus [dalam kejuaraan], alasan ini akan membuatnya jadi terasa lebih indah," pungkasnya.
(La Gazzetta dello Sport - via Football Italia)
Baca juga:
- Andriy Shevchenko: Liverpool Tak Beruntung Ketemu AC Milan
- 5 Pemain yang Diprediksi Bakal Bersinar di Liga Champions 2021/2022
- 5 Fakta Menarik Matchday Pertama Fase Grup Liga Champions 2021/2022
- Leao Bahagia Dengan Golnya ke Gawang Lazio, Tapi Merasa Masih Ada yang Kurang, Apa Itu?
- Dikaitkan dengan Raksasa-Raksasa Eropa, Begini Kata Theo Hernandez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peringatan Milan untuk Liverpool: Tidak Liburan di Inggris dan Incar Tiga Poin!
Liga Champions 14 September 2021, 23:33
-
Liverpool vs AC Milan, Ini Kualitas Ibrahimovic yang Paling Membuat Klopp Terkesan
Liga Champions 14 September 2021, 22:44
-
Duh, Zlatan Ibrahimovic Dipastikan Absen di Laga Liverpool vs AC Milan
Liga Champions 14 September 2021, 21:34
-
Ibrahimovic Absen di Laga Liverpool vs AC Milan, Ini Kata Klopp
Liga Champions 14 September 2021, 21:26
-
Liverpool vs AC Milan, Jurgen Klopp: Wajib Ditonton Ya!
Liga Champions 14 September 2021, 20:59
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR