Bola.net - - Pelan tapi pasti, Tiemoue Bakayoko mulai menemukan performa terbaiknya selama menjalani masa pinjaman bersama AC Milan. Namun hingga kini, ia masih belum tahu pasti apakah dirinya akan bertahan atau kembali ke klub lamanya, Chelsea.
Bakayoko tiba di Italia setelah AC Milan merampungkan proses peminjamannya dari Chelsea pada bursa transfer musim panas kemarin. Selain membayar sebesar 5 juta euro, Rossoneri juga memiliki opsi mempermanenkannya dengan bayaran 35 juta euro.
Ia sempat mengalami kesulitan dalam awal kiprahnya bersama skuat asuhan Gennaro Gattuso tersebut, bahkan menjadi bulan-bulanan media di Italia. Namun kini, secara perlahan, ia mulai menunjukkan kualitasnya kepada khalayak umum.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Banyak yang Berubah
Pada musim lalu bersama Chelsea, Bakayoko bermain buruk. Hal itu yang membuat pelatih anyar The Blues, Maurizio Sarri, merelakan dirinya pindah ke Milan. Namun bagi Bakayoko sendiri, ia tidak merasa ada yang berubah drastis dari penampilannya.
"Saya tidak merasa ada suatu hal yang spesial telah berubah," ujar Bakayoko kepada MilanNews.it usai membantu timnya menang atas SPAL 2-1 hari Minggu (30/12) lalu.
"Saya berusaha dan bekerja keras pada sesi latihan, dan saat anda melakukan itu, banyak hal akan berubah," lanjutnya.
Masa Depan Tergantung Dua Klub
14 penampilan telah dikoleksi oleh Bakayoko di Serie A, dan pemain berumur 24 tahun tersebut nampaknya ingin terus bersama Milan. Hanya saja, masa depannya masih belum dapat dipastikan karena bergantung pada kedua klubnya saat ini.
"Saya senang karena bermain baik bersama tim ini," tambahnya.
"Masa depan? Saya senang berada di sini namun itu bukan keputusan saya, itu adalah keputusan Milan dan Chelsea. Kami akan berbicara pada akhir musim untuk melihat apa yang bisa dilakukan," tandasnya.
Selain di Serie A, Bakayoko juga telah bermain sebanyak enam kali di Liga Europa dengan status starter. Sayang catatan tersebut takkan bertambah lantaran Rossoneri dipastikan tersingkir dari ajang kasta kedua di Eropa itu.
Saksikan Juga Video Ini
Sektor pertahanan masih menjadi masalah utama Manchester United pada musim ini. Siapa saja yang harus mereka boyong untuk menutupi kelemahan tersebut? Cari tahu nama-namanya pada tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bakayoko Serahkan Masa Depannya ke Milan dan Chelsea
Liga Italia 1 Januari 2019, 17:30
-
Mental Pemain Man City Diklaim Sedang Terguncang
Liga Inggris 1 Januari 2019, 15:29
-
Willian Optimis Chelsea Bisa Kejar Liverpool
Liga Inggris 1 Januari 2019, 12:51
-
Willian Tak Mau David Luiz Sampai Pergi dari Chelsea
Liga Inggris 1 Januari 2019, 12:28
-
AC Milan Lanjutkan Perburuan Cesc Fabregas
Liga Italia 1 Januari 2019, 06:20
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
-
Manchester City Masih Minati Enzo Fernandez, Chelsea Tak Bergeming!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR