
Bola.net - Pelatih Napoli, Rafael Benitez, mengungkapkan bahwa hadiah penalti yang diberikan kepada AS Roma di laga tadi menjadi penyebab patahnya dominasi timnya.
Kekecewaan tersebut dilontarkannya setelah menyaksikan tim besutannya dipecundangi Giallorossi 0-2 di Stadio Olimpico dini hari tadi. Miralem Pjanic memborong dua gol Roma, melalui tendangan bebas dan penalti di tiap babak.
Kekalahan itu membuat posisi Il Partenopei di tempat kedua klasemen Serie A terancam, sementara Roma masih kokoh sebagai capolista. Kendati demikian, Benitez menilai jika timnya tak layak kalah, terutama usai menunjukkan dominasi atas tuan rumah.
"Saya pikir kami mengawali laga dengan sulit hingga 20 menit pertama, lalu di sisa babak pertama kami bermain sangat bagus dan dalam pandangan saya kami bermain lebih baik dari Roma," ujar Benitez.
"Usai jeda kami mengontrol semuanya, namun dengan penalti tersebut semua berakhir. Jika Roma bertahan dengan 11 pemain, maka sulit untuk menemukan celah. Kami melakukan beberapa upaya dan terhalang tiang gawang, jadi kami kurang beruntung."
Terkait keputusan penalti yang juga berujung diusirnya Paolo Cannavaro, Benitez rupanya sedikit menyimpan tanda tanya. Pasalnya, ia menilai jika hal itu menjadi penentu kekalahan timnya.
"Penalti itu mengubah segalanya. Semua orang mengatakan itu bukan penalti. Anda bisa lihat sekitar 50 pelanggaran seperti itu di setiap laga. Namun saya tidak berhak menilai itu sah atau tidak, karena semua kembali pada keputusan wasit," tandasnya. [initial]
(sky/atg)
Kekecewaan tersebut dilontarkannya setelah menyaksikan tim besutannya dipecundangi Giallorossi 0-2 di Stadio Olimpico dini hari tadi. Miralem Pjanic memborong dua gol Roma, melalui tendangan bebas dan penalti di tiap babak.
Kekalahan itu membuat posisi Il Partenopei di tempat kedua klasemen Serie A terancam, sementara Roma masih kokoh sebagai capolista. Kendati demikian, Benitez menilai jika timnya tak layak kalah, terutama usai menunjukkan dominasi atas tuan rumah.
"Saya pikir kami mengawali laga dengan sulit hingga 20 menit pertama, lalu di sisa babak pertama kami bermain sangat bagus dan dalam pandangan saya kami bermain lebih baik dari Roma," ujar Benitez.
"Usai jeda kami mengontrol semuanya, namun dengan penalti tersebut semua berakhir. Jika Roma bertahan dengan 11 pemain, maka sulit untuk menemukan celah. Kami melakukan beberapa upaya dan terhalang tiang gawang, jadi kami kurang beruntung."
Terkait keputusan penalti yang juga berujung diusirnya Paolo Cannavaro, Benitez rupanya sedikit menyimpan tanda tanya. Pasalnya, ia menilai jika hal itu menjadi penentu kekalahan timnya.
"Penalti itu mengubah segalanya. Semua orang mengatakan itu bukan penalti. Anda bisa lihat sekitar 50 pelanggaran seperti itu di setiap laga. Namun saya tidak berhak menilai itu sah atau tidak, karena semua kembali pada keputusan wasit," tandasnya. [initial]
Berita Terkait Napoli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Rossi Masih Haramkan Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Oktober 2013, 12:45
-
ANALISIS: Roma 2-0 Napoli, Bukti Sahih Giallorossi
Editorial 19 Oktober 2013, 11:51
-
De Rossi: De Sanctis Lebih Berguna Dari Sepeda Motor
Liga Italia 19 Oktober 2013, 06:23
-
Benitez Anggap Penalti Roma Patahkan Dominasi Napoli
Liga Italia 19 Oktober 2013, 05:19
-
AS Roma: Tiga Poin Atas Napoli Makan Banyak Korban
Liga Italia 19 Oktober 2013, 05:03
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR