
Bola.net - Gianluigi Buffon membeberkan seperti apa rasanya dilatih oleh Antonio Conte, Maurizio Sarri, hingga Massimiliano Allegri.
Buffon sudah melanglang buana di dunia sepak bola profesional sejak tahun 1995 silam. Ia sudah pernah dilatih sejumlah allenatore top.
Di Juventus, saat ini ia dilatih oleh Sarri. Sebelumnya keduanya cuma sering bertemu sebagai rival khususnya saat pelatih berusia 60 tahun itu melatih Napoli.
Sebelum itu, ia juga pernah dilatih Conte. Buffon diasuhnya dari tahun 2011 hingga 2014.
Setelah Conte pergi, Juve menunjuk Allegri sebagai penggantinya. Buffon bermain di bawah arahan eks pelatih AC Milan itu selama sekitar empat tahun.
Kesan Buffon

Baginya para pelatih itu meninggalkan kesan berbeda-beda. Ada pelatih yang disebutnya sangat keras, namun ada juga pelatih yang disebutnya membuatnya tidak bosan.
“Yang terberat tentu Conte. Yang paling menyenangkan adalah Renzo Ulivieri [pelatihnya di Parma], tetapi juga Max Allegri. Maurizio Sarri adalah Pelatih yang paling suka pilih-pilih yang pernah bekerja dengan saya," ungkapnya seperti dilansir Football Italia.
Buffon juga membeberkan kesan yang ia dapatkan dari seorang Carlo Ancelotti. Ia menyebut eks pelatih AC Milan itu salah satu pelatih paling berjasa dalam karir sepak bolanya.
“Saya paling berhutang kepada Carlo Ancelotti . Jika Nevio Scala memiliki ide gila untuk memberikan saya debut untuk Parma, Carlo bahkan lebih gila - ia membuat saya menjadi pilihan utama di depan Luca Bucci, teman saya dan pemain internasional Italia, setelah lima atau enam pertandingan saja," ungkapnya.
“Itu adalah beban besar di pundak saya, tetapi di situlah karier saya benar-benar dimulai. Saya ingat pelatih kiper William Vecchi mengatakan kepada saya: "Jangan optimis, karena Anda akan kalah. Saya yakin Anda tidak akan mengecewakan kami,'" beber Buffon.
Tidur Pun Bikin Penyelamatan
Buffon sangat berdedikasi dan kompetitif sebagai seorang kiper profesional. Saking kompetitifnya, ia mengaku saat tidur pun ia tetap melakukan aksi-aksi penyelamatan.
"Rupanya saya juga melakukan aksi-aksi penyelamatan dalam tidur saya... Mungkin itu penyelamatan-penyelamatan yang tidak bisa saya lakukan selama karier saya," kelakar kiper 41 tahun tersebut.
“Saya sangat kompetitif dan jika saya masih bermain, itulah alasannya. Saya suka persaingan, tetapi kebencian memalukan bagi seluruh umat manusia,” pungkas Buffon.
Gianluigi Buffon kembali ke Juventus pada musim ini. Sebelumnya ia meninggalkan Bianconeri dan pindah ke PSG.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Surat Menyentuh dari Buffon untuk Dirinya yang Masih Muda
Liga Italia 14 Oktober 2019, 22:45
-
Januari, Maurizio Sarri Bakal Rampok Chelsea
Liga Italia 14 Oktober 2019, 18:40
-
Manchester United Tertarik Beli Miralem Pjanic
Liga Inggris 14 Oktober 2019, 11:02
-
Mario Mandzukic Sudah Sepakat, MU Harus Bayar Rp155 Miliar ke Juventus
Liga Inggris 14 Oktober 2019, 10:55
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR