Bola.net - - Pemain bertahan Juventus, Giorgio Chiellini mengatakan bahwa kesuksesannya adalah karena kerja keras dan dia percaya bahwa saat ini dirinya telah lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.
Bek tengah Bianconeri tersebut telah membuat 96 penampilan untuk Italia, dan dia juga telah bermain lebih dari 400 pertandingan untuk Bianconeri.
Dan baru-baru ini dia mengakui bahwa dia tak pernah menjadi pemain dengan bakat alami. Dia mengatakan bahwa penampilannya saat ini ditempa oleh waktu-waktu yang dia lalui dan juga pengalaman-pengalaman sebelumnya.
"Sepuluh tahun yang lalu saya lebih cepat, lebih eksplosif daripada hari ini. Tapi saya jauh lebih lemah," ujarnya.
"Saya bermain dari Italia U21 hingga ke tim utama, dan saya selalu dianggap yang paling jelek, tak sabar, tak terkoordinasi dan mentah. Kemudian saya membaik seiring waktu, juga berkat pelatih yang percaya pada saya," sambungnya.
Chiellini kemudian juga mengatakan bahwa salah satu kunci kesuksesannya menjadi pemain yang lebih baik adalah karena kerja keras dan pengorbanan yang dia lakukan di usia muda.
"Sulit ketika saya berusia 17 tahun dan teman-teman saya pergi keluar dan saya hanya harus berpikir soal bola, tapi bila anda melakukannya dengan passion, itu lebih mudah," tambahnya.
"Saya tahu banyak talenta di usia 17 atau 18, tak berkorban dan menjadi juara di mana mereka bisa. Yang penting selalu memberikan yang terbaik, di usia saya, saya masih memperbaiki diri, akhir-akhir ini otak saya mengkompensasi apa yang hilang dalam hal fisik," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiellini Merasa Semakin Tua Semakin Jadi
Liga Italia 18 November 2017, 23:31
-
Allegri Tak Tertarik Jadi Pelatih Italia
Liga Italia 18 November 2017, 22:20
-
Benatia Peringatkan Juventus: Sampdoria Lawan Sulit
Liga Italia 18 November 2017, 18:42
-
Benatia Siap Main Lawan Sampdoria
Liga Italia 18 November 2017, 18:05
-
Juventus Tak Bersedia Tampung Fellaini
Liga Inggris 18 November 2017, 08:40
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR