Como Pesta Gol ke Gawang Pisa, Tapi Fabregas Enggan Bicarakan Scudetto: Masih Ada Inter, Milan, dan Juventus!

Como Pesta Gol ke Gawang Pisa, Tapi Fabregas Enggan Bicarakan Scudetto: Masih Ada Inter, Milan, dan Juventus!
Selebrasi pemain Como, Maximo Perrone bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Pisa, 6 Januari 2026. (c) Alessandro La Rocca/LaPresse via AP

Bola.net - Como 1907 melanjutkan tren positif mereka di Serie A dengan kemenangan tandang yang meyakinkan. Skuad asuhan Cesc Fabregas melumat tuan rumah Pisa dengan skor telak 3-0 pada laga terbaru, Selasa (6/1/2026) malam WIB.

Kemenangan di Arena Garibaldi ini diwarnai dengan drama penalti dan sejumlah peluang emas. Anastasios Douvikas menjadi bintang lapangan lewat torehan dua golnya di babak kedua.

Jean Butez juga tampil gemilang di bawah mistar gawang Como dengan melakukan penyelamatan krusial. Ia sukses menepis penalti lawan dan menjaga gawangnya tetap perawan hingga peluit panjang.

Hasil impresif ini mendongkrak posisi Como ke peringkat 6 klasemen dengan 33 poin. Namun, Fabregas meminta timnya tetap membumi dan fokus pada perkembangan permainan.

1 dari 3 halaman

Kebuntuan Babak Pertama dan Gol Pembuka Perrone

Momen pemain Como, Maximo Perrone mencetak gol ke gawang Pisa, 6 Januari 2026. (c) Alessandro La Rocca/LaPresse via AP

Momen pemain Como, Maximo Perrone mencetak gol ke gawang Pisa, 6 Januari 2026. (c) Alessandro La Rocca/LaPresse via AP

Babak pertama berjalan cukup alot dengan kedua tim saling bertukar serangan tanpa hasil nyata. Pisa sempat mengancam lebih dulu lewat aksi Matteo Tramoni dan M'Bala Nzola.

Kiper Jean Butez dipaksa bekerja keras sejak awal laga untuk mengamankan gawangnya. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat menggagalkan peluang Simone Canestrelli.

Tuan rumah sebenarnya memulai babak kedua dengan tekanan agresif ke pertahanan Como. Butez kembali menjadi penyelamat saat mementahkan dua peluang jarak dekat dari Gabriele Piccinini.

Como akhirnya berhasil memecah kebuntuan saat pertandingan memasuki menit ke-68. Maximo Perrone memanfaatkan bola liar di luar kotak penalti dengan tembakan mendatar yang akurat.

2 dari 3 halaman

Drama Penalti dan Penyelesaian Klinis Douvikas

Hanya berselang delapan menit, tim tamu sukses menggandakan keunggulan mereka. Anastasios Douvikas lolos dari kawalan setelah menerima umpan terobosan yang sangat matang.

Penyerang asal Yunani itu menggiring bola dengan cepat sebelum melepaskan tembakan tenang ke sudut bawah. Pisa sempat mendapat angin segar saat wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran Caqueret.

Namun, momentum tuan rumah hancur setelah eksekusi M’Bala Nzola terbaca dengan baik. Butez melompat ke arah kiri untuk menepis bola dan memastikan gawangnya tetap clean sheet.

Como menutup pesta kemenangan mereka lewat gol tambahan di masa injury time. Douvikas mencetak gol keduanya malam itu melalui titik putih untuk memastikan skor akhir 3-0.

3 dari 3 halaman

Fabregas Tolak Bicara Scudetto Meski Tembus Papan Atas

Meski timnya kini menembus posisi empat besar, Cesc Fabregas enggan membicarakan peluang juara. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini hanyalah proses perkembangan para pemain.

"Angka hanyalah angka," ujar Fabregas seperti dilansir dari AlfredoPedulla.com.

Sang pelatih mengakui Pisa memberikan perlawanan sengit yang sangat menguras energi. Ia harus melakukan perubahan taktik di tengah laga untuk menemukan celah di lini pertahanan lawan.

"Hal terpenting adalah tim terus berkembang," lanjutnya.

"Saya bersumpah tak pernah melihat klasemen. Salah satu staf memberitahu saya dan saya minta untuk berhenti. Ini bukan momen untuk berbicara mengenai hal itu. Tim seperti Inter dengan Chivu, Juventus, Napoli, dan Milan bisa berbicara tentang Scudetto. Kami tak bisa. Kami memiliki rencana dan itu sebuah proses," tegas mantan gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL