
Bola.net - Jonathan David akhirnya mengakhiri penantian panjangnya bersama Juventus. Gol yang ia cetak ke gawang Sassuolo menjadi momen pelepas beban besar di Serie A.
Striker asal Kanada itu mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan 3-0 Juventus atas Sassuolo, Rabu (7/1) dini hari WIB. Gol tersebut mengakhiri catatan 135 laga tanpa gol di kompetisi liga.
Tak hanya mencetak gol, David juga menyumbang satu assist. Kontribusi ini datang di tengah sorotan tajam terhadap performanya dalam beberapa pekan terakhir.
Momen itu terasa istimewa karena lahir di saat David berada dalam tekanan. Respons rekan setim Juventus pun menjadi gambaran kuatnya solidaritas di ruang ganti.
Gol yang Menghapus Tekanan

Jonathan David kembali dipercaya menjadi starter untuk laga kedua beruntun. Kepercayaan itu datang meski ia baru saja mendapat kritik keras usai gagal mengeksekusi penalti saat melawan Lecce.
Namun, kepercayaan tersebut dibayar tuntas. David tampil efektif dan akhirnya mencetak gol ketiga Juventus pada laga tersebut, sekaligus memutus paceklik panjangnya di Serie A.
Reaksi setelah gol itu mencuri perhatian. Seluruh pemain Juventus berlari menghampirinya, termasuk pemain cadangan dan staf pelatih yang ikut masuk ke lapangan.
Momen tersebut menunjukkan bahwa gol David bukan sekadar catatan statistik. Itu adalah pelepasan emosi kolektif dari tim yang berdiri di belakangnya sejak awal.
Perlindungan dari Ruang Ganti

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa skuadnya bersatu melindungi David dari tekanan eksternal. Ia menilai empati tim menjadi faktor penting dalam kebangkitan sang striker.
“Jadi ketika Anda menerima semua hinaan dan komentar itu, saya akan terkejut jika tim tidak bertindak sebagai perisai untuk melindunginya," kata Spalletti.
"Dia merasakan itu selama beberapa hari terakhir, dan menampilkan performa hebat malam ini. Melihat dia juga mencetak gol, itu hanya menegaskan betapa banyak teman yang dia miliki di ruang ganti," sambungnya.
Bagi David, rasa 'terlindungi' itu menjadi fondasi penting. Ia bermain lebih lepas dan mampu mengeksekusi peluang dengan keyakinan penuh.
Momen Kecil yang Jadi Titik Balik

Menariknya, gol David datang tak lama setelah diskusi kecil di pinggir lapangan. Mikrofon menangkap percakapan antara Spalletti dan asistennya, Marco Domenichini. Mereka punya rencana untuk mengganti David.
“Haruskah kita memasukkan Openda untuk David?” terdengar Domenichini bertanya kepada Spalletti dikutip dari Football Italia.
Diskusi itu terjadi beberapa saat sebelum David menciptakan assist brilian untuk Miretti. Kurang dari dua menit kemudian, ia mencetak golnya sendiri.
Momen ini menjadi titik balik simbolis. David menjawab keraguan dengan kontribusi nyata di lapangan. Dia memberi bukti pada rekan satu timnya yang memberikan cinta untuknya.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga:
- Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
- AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
- Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
- AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh
- AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blunder Jay Idzes Berbuah Gol untuk Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:37
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR