
Bola.net - AC Milan membuat langkah senyap, tapi krusial, pada bursa transfer musim panas dengan mendatangkan Adrien Rabiot. Gelandang Prancis itu diboyong dengan biaya €7 juta (Rp137 miliar) dan langsung memberi dampak signifikan bagi permainan tim.
AC Milan sebelumnya juga menambah pengalaman lewat kedatangan Luka Modric yang berstatus bebas transfer. Akan tetapi, kontribusi Rabiot justru terasa paling konsisten dalam membentuk keseimbangan permainan Rossoneri.
AC Milan belum tersentuh kekalahan di Serie A/Liga Italia setiap kali Rabiot berada di lapangan. Fakta ini semakin memperkuat perannya sebagai figur kunci dalam struktur tim Massimiliano Allegri.
Peran Krusial Rabiot di Jantung Permainan AC Milan

Rabiot membawa paket komplet yang jarang dimiliki satu gelandang dalam satu sosok. Ia kuat secara fisik, rapi dalam teknik, serta mampu membaca situasi permainan dengan tingkat kedewasaan tinggi.
Kemampuannya bermain di berbagai peran membuat AC Milan lebih fleksibel dalam mengatur tempo. Rabiot bisa turun membantu pertahanan, tapi juga naik mendukung progresi bola ke sepertiga akhir.
Kombinasinya dengan Luka Modric menciptakan keseimbangan antara kontrol dan intensitas. Keduanya bukan hanya piawai saat menguasai bola, tapi juga disiplin ketika harus bekerja tanpa bola.
Dari segi stamina, Rabiot tampil seperti mesin yang tak kehabisan tenaga sepanjang laga. Ia mampu menjaga intensitas selama 90 menit lebih tanpa kehilangan ketajaman pengambilan keputusan.
Rabiot, Investasi Murah AC Milan dengan Dampak Mahal

Rabiot direkrut AC Milan dari Marseille dengan biaya €7 juta, atau sekitar Rp137 miliar berdasarkan kurs terbaru sekitar Rp19.600 per euro. Nilai ini menjadikannya pembelian berbayar terpenting Milan pada musim panas ini, karena Modric datang secara gratis.
Investasi tersebut terasa sangat efisien jika melihat kontribusinya di Serie A. AC Milan belum pernah kalah di liga saat Rabiot berada di lapangan.
Satu-satunya kekalahan Milan adalah di Coppa Italia melawan Lazio. Namun, di kompetisi liga, kehadiran Rabiot selalu berbanding lurus dengan kestabilan hasil.
Kontribusi gol memang belum menjadi kekuatan utamanya. Akan tetapi, sepakan jarak jauh ke gawang Torino membuktikan bahwa ia tetap memiliki ancaman ofensif yang nyata.
AC Milan selama ini dikenal piawai memaksimalkan rekrutan dengan biaya terukur. Rabiot menjadi contoh nyata bahwa nilai transfer tidak selalu menentukan besarnya pengaruh di lapangan.
Dengan konsistensi dan pengaruh taktis yang ia bawa, Rabiot layak dipandang sebagai salah satu rekrutan terpenting AC Milan dalam beberapa tahun terakhir. Jika performanya terjaga, ia berpotensi menjadi fondasi utama ambisi Rossoneri ke depan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- AC Milan Paksa Cagliari Bertekuk Lutut, Filosofi Permainan Allegri Terlihat Secara Utuh
- AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
- Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
- Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
- Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
- BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
- 8 Negara Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025: Mbeumo dan Pemain-pemain Kunci Lain akan Absen Lebih Lama dari Klub
- West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Adrien Rabiot, Rekrutan Rp137 Miliar yang Mengubah Wajah AC Milan
Liga Italia 7 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:24
-
Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR