
Bola.net - Antonio Conte meluapkan kemarahannya terhadap komentar pelatih Juventus, Luciano Spalletti. Ia merasa tersinggung dengan label yang disematkan pada Napoli.
Spalletti sebelumnya menyebut Napoli sebagai "mantan juara" Italia dalam sebuah wawancara. Padahal kompetisi Serie A musim ini masih menyisakan banyak laga.
Conte menilai ucapan tersebut sangat tidak pantas dan kurang menghormati timnya. Ia menegaskan bahwa simbol Scudetto masih melekat di dada pemainnya.
Perang urat saraf ini memanaskan situasi jelang laga krusial di Liga Champions. Conte meminta kompatriotnya itu untuk lebih berhati-hati dalam berbicara.
Tersinggung Sebutan Mantan Juara
Conte mengaku tidak habis pikir dengan pemilihan kata yang digunakan oleh Spalletti. Ia menganggap kalimat tersebut sebagai sebuah kesalahan fatal.
Mantan pelatih Chelsea itu menyarankan Spalletti untuk istirahat sejenak daripada berkomentar buruk. Ia merasa Napoli masih berhak menyandang status juara bertahan.
"Mantan juara? Jika dia mengatakan hal seperti itu, itu bukan kalimat yang bagus, itu adalah ungkapan yang sangat disayangkan," ujar Antonio Conte.
"Saya minta maaf, karena Luciano Spalletti adalah pelatih hebat, tapi dia harus sedikit lebih berhati-hati saat berbicara," tegasnya.
Masih Ada Scudetto di Dada
Conte mengingatkan bahwa musim belum berakhir dan Napoli masih berjuang keras. Ia merasa Spalletti terlalu dini mencoret Napoli dari persaingan.
Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan dirinya tidak akan pernah merendahkan tim lawan. Baginya, lencana juara di jersi Napoli harus dihargai.
"Kami masih mengenakan Scudetto di dada kami dan itu pantas dihormati. Saya tidak akan pernah membiarkan diri saya mengatakan hal seperti itu kepada tim lain," kata Conte.
"Dia (Spalletti) tidak bisa mengatakan bahwa masih ada 16 pertandingan tersisa jika dia pikir kami tampil sangat buruk, dia sudah mengambil Scudetto dari kami!" lanjut Conte dengan nada kesal.
Berjuang Sendirian Melawan Badai
Conte merasa timnya sudah melakukan hal luar biasa di tengah badai cedera yang tak masuk akal. Ia menantang siapa pun untuk melihat kondisi skuadnya saat ini.
Prestasi memenangkan Piala Super Italia seolah dilupakan begitu saja oleh para kritikus. Namun, Conte memastikan pasukannya tetap tegak berdiri.
"Saya menantang siapa pun untuk menunjukkan kepada saya tim yang mendapatkan masalah sebanyak ini, dan kami baru menjalani setengah musim!" keluh Conte.
"Sebaliknya, kami bertarung dengan kepala tegak dan memberikan segalanya, termasuk saat di Turin," tambahnya.
Alihkan Emosi ke Chelsea
Setelah meluapkan kekesalannya, Conte mencoba kembali fokus ke laga hidup mati melawan Chelsea. Ia membutuhkan dukungan penuh suporter di stadion.
Laga melawan The Blues menjadi penentu nasib Napoli di kompetisi Eropa. Conte berharap atmosfer stadion bisa menjadi senjata tambahan.
"Para penggemar tahu bahwa hasilnya harus menentukan. Kami tahu bagaimana rasanya bermain dengan dukungan penggemar di belakang kami," ucap sang pelatih.
"Akan menyenangkan melihat gelombang biru mendorong kami maju," tutup Conte.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Monaco vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 28 Januari 2026, 20:04
-
Tempat Menonton Monaco vs Juventus: Jadwal, Live Streaming, dan Tayang di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 17:30
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 28 Januari 2026, 16:45
-
Gagal Daratkan En-Neysri, Juventus Kejar Penyerang Manchester United Ini?
Liga Italia 28 Januari 2026, 10:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
-
Man of the Match Man United vs Aston Villa: Bruno Fernandes
Liga Inggris 16 Maret 2026, 02:31
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54

























KOMENTAR