
Bola.net - Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan bahwa timnya akan bermain dengan keberanian saat menghadapi AC Milan di San Siro pada Minggu (16/3/2025) dini hari. Ia juga mengaku terinspirasi oleh gaya bermain Liverpool dan PSG, terutama dalam pergerakan bek sayap.
Fabregas menyadari bahwa Milan adalah tim tak mudah dikalahkan. Tak hanya itu, Rossoneri juga memiliki kemampuan menyerang yang hebat sehingga ia meminta timnya untuk siap menderita dan memainkan ide permainan seperti yang diharapkan.
"Kami akan bermain dengan berani melawan Milan. Kepribadian itu penting, tanpa itu kami tak bisa memainkan gaya sepak bola kami," ucapnya menjelang laga melawan Milan akhir pekan ini.
Como, yang baru promosi ke Serie A musim ini, saat ini berada di peringkat 13 dengan tujuh poin di atas zona degradasi. Fabregas optimistis timnya akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Strategi Fabregas Hadapi Milan
Fabregas menyebut bahwa Milan adalah tim yang kuat dan sering mencetak gol, terutama di menit-menit akhir pertandingan. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik para pemainnya untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Milan adalah tim yang sering mencetak gol, jadi siapa pun yang bermain harus siap memahami dan menyesuaikan diri dengan dinamika pertandingan,” kata Fabregas dalam konferensi pers, seperti dilaporkan oleh TMW.
Fabregas juga menyoroti pentingnya penggunaan lima pemain pengganti dalam pertandingan. Menurutnya, hampir 50% tim bisa berubah, sehingga kesiapan setiap pemain menjadi kunci utama.
"Hari ini, dengan lima pergantian, hampir 50% tim bisa berubah. Sehingga bila ada pmeain yang tidak siap, maka itu akan jadi masalah. Musim ini adalah tahun pertama kami di Serie A, dan kami perlu meningkatkan diri," tambahnya.
Inspirasi dari Liverpool dan PSG
Fabregas mengaku terinspirasi oleh gaya bermain Liverpool dan PSG, terutama dalam hal pergerakan bek sayap. Ia sering menunjukkan rekaman pertandingan kedua tim tersebut kepada pemain-pemain Como sebagai bahan pembelajaran.
“Saya menonton banyak pertandingan, dan Liverpool vs PSG adalah yang terbaik. Saya melihat dua gaya bermain yang bisa kami jadikan inspirasi, terutama dalam pergerakan bek sayap,” ujar Fabregas.
Ia juga memprediksi bahwa Barcelona akan memenangkan La Liga musim ini. Fabregas menyebut bahwa ia sangat menyukai gaya pelatihan yang diterapkan oleh pelatih Barcelona saat ini.
Kondisi Pemain dan Target Como
Fabregas mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya, semua pemain Como siap bermain. Sebanyak 26 pemain telah berlatih bersama, meski tidak semuanya siap bermain selama 90 menit.
“Saya senang karena semua pemain terlibat. Bahkan Sergi Roberto sudah pulih. Ini keuntungan besar bagi kami,” kata Fabregas.
Como saat ini telah memenangkan tujuh pertandingan, seri delapan kali, dan kalah 13 kali di Serie A musim ini. Fabregas yakin timnya akan terus membaik seiring berjalannya waktu.
Dengan kontraknya yang berjalan hingga Juni 2028, Fabregas berkomitmen untuk membawa Como mencapai level yang lebih tinggi. Ia ingin timnya tidak hanya bertahan di Serie A, tetapi juga bersaing di papan atas klasemen.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Nggak Paham Bola! Ini Pembelaan Capello Pada Allegri Yang Taktiknya Dicap Kuno
- Capello Dukung Reuni Allegri Dan Paratici di AC Milan
- Jika Allegri Batal Dipilih, Ini Dua Alternatif Pengganti Conceicao di Milan Versi Capello
- Berubah Pikiran, AC Milan Tidak Jadi Permanenkan Joao Felix?
- AC Milan Putuskan Tak Permanenkan Joao Felix dari Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lah? Juventus Gak Jadi Permanenkan Randal Kolo Muani?
Liga Italia 15 Maret 2025, 16:40
-
Dengan Gaya Main Liverpool dan PSG, Como Akan Serang Milan
Liga Italia 15 Maret 2025, 08:06
-
Kupas Tuntas 4 Laga Perempat Final Liga Champions 2024/2025
Liga Champions 13 Maret 2025, 12:39
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR