Bola.net - - Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso mengaku kombinasi usia dan tanggung jawab membuatnya tidak ikut terlibat dalam ketegangan antar pemain di pertandingan lawan Lazio.
Milan menjamu Lazio di San Siro di giornata 32 Serie A. Pertandingan itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Rossoneri.
Pertandingan itu ternyata diselimuti tensi yang panas antar pemain. Bahkan sempat ada perselisihan yang melibatkan penyerang Milan Fabio Borini dengan bek Lazio, Luiz Felipe.
Mereka bentrok setelah pertandingan usai. Untungnya keributan yang lebih besar bisa dicegah.
Semangat Berkelahi
Saat masih aktif bermain, Gattuso dikenal sebagai gelandang yang sangat garang. Ia juga tidak segan beradu fisik dengan pemain atau bahkan pelatih lawan.
Akan tetapi, ia sekarang mengaku sudah berubah. Maka dari itu ia tidak ikut 'meramaikan' perseteruan antara Borini dan Felipe.
"Ketika saya masih seorang pemain bola, saya adalah seorang master [penguasa] di situasi ini. Perkelahian membuat saya bersemangat," akunya kepada DAZN.
"Saya memiliki peran yang berbeda sekarang. Saya melihat sesuatu secara berbeda," sambungnya.
"Juga, saya terlalu tua. Mereka adalah orang-orang yang pergi ke gym setiap hari. Saya tidak sekuat dulu!" candanya.
Minta Maaf
Sebelumnya Gattuso juga sempat mengucapkan maaf pada Lazio dan khususnya Francesco Acerbi. Sebab Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie 'mengarak' jersey Acerbi usai laga di hadapan para Milanisti.
"Kami minta maaf untuk itu. Sudah waktunya bagi klub-klub besar untuk mulai membatasi akun-akun media sosial para pemain profesional mereka."
"Mereka seharusnya lebih berkonsentrasi pada latihan, bukan memainkan jari-jari mereka di ponselnya," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Lazio, Performa Milan Sudah Membaik Dibanding Saat Lawan Juve
Liga Italia 14 April 2019, 19:34
-
Dulu 'Master' Berkelahi, Sekarang Gattuso Menyerah Karena Umur
Liga Italia 14 April 2019, 19:16
-
Penalti, Spesialisasi Franck Kessie
Liga Italia 14 April 2019, 14:58
-
Pemain Milan 'Mengarak' Jersey Bek Lazio, Gattuso Sampai Harus Minta Maaf
Liga Italia 14 April 2019, 13:08
-
Lagi-lagi Kontroversi Wasit, tapi Kali Ini Milan yang Diuntungkan
Liga Italia 14 April 2019, 12:34
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR