
Bola.net - Dusan Vlahovic terakhir tampil untuk Juventus pada 29 November 2025 sebelum cedera pangkal paha membuatnya menepi cukup lama. Absennya penyerang asal Serbia itu terasa jelas karena tim kehilangan sosok target utama di area depan.
Juventus masih mampu bersaing dalam beberapa laga tanpa Vlahovic. Namun, tidak adanya figur penuntas serangan membuat alur permainan kerap berhenti di sepertiga akhir lapangan.
Situasi kontrak Vlahovic juga menambah ketidakpastian karena ada peluang ia pergi pada akhir musim. Akan tetapi, klub tetap berharap masa baktinya di Turin berakhir dengan catatan positif jika perpisahan benar-benar terjadi.
Peran Penting yang Tak Tergantikan

Kegagalan mendatangkan striker baru pada bursa transfer musim dingin membuat proses pemulihan Vlahovic menjadi sangat krusial. Ketajaman dan kekuatan fisiknya adalah kualitas yang tidak terlihat konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.
Tim kini bermain lebih agresif dan mengalirkan bola ke sisi sayap dengan intensitas tinggi, tapi peluang sering tidak berujung gol. Kehadiran Vlahovic diyakini bisa mengubah pola serangan itu menjadi lebih efektif karena ia terbiasa menyelesaikan peluang di kotak penalti.
Mantan penyerang Italia, Giampaolo Pazzini, menilai tipikal permainan Vlahovic sangat sesuai dengan gaya menyerang yang sekarang dijalankan tim. Ia melihat penyerang Serbia itu sebagai jawaban atas kebutuhan utama di lini depan.
“Dalam serangan, Vlahovic adalah pemain yang sangat dirindukan Juventus, karena sekarang tim banyak melakukan umpan silang dan menyerang sehingga ia akan menjadi sosok yang sempurna,” ujar Pazzini. Pernyataan itu menunjukkan keyakinan bahwa produktivitas gol Juventus akan meningkat jika Vlahovic kembali memimpin lini depan.
Menatap Fase Penentuan Musim

Musim telah memasuki tahap krusial dengan jadwal padat dan tekanan tinggi di setiap pertandingan. Kembalinya Vlahovic diharapkan terjadi pada momen yang tepat untuk memberi dorongan moral sekaligus teknis.
Adaptasi cepat terhadap sistem yang lebih cair menjadi tantangan utama bagi pemain berusia 26 tahun itu. Jika mampu menemukan ritme sejak laga pertama, kontribusinya bisa sangat menentukan dalam persaingan papan atas.
Harapan besar kini tertuju pada proses pemulihan yang berjalan sesuai rencana. Juventus menunggu kepingan terakhir untuk melengkapi lini serang mereka menjelang bulan-bulan penentuan musim.
Sumber: juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Perjudian Taktik Carrick Mengubah Arah Pertandingan dalam Hitungan Detik
- Chelsea vs Leeds United: Konsekuensi Besar dari Kesalahan Kecil
- West Ham vs Man Utd: 5 Pemain Terburuk Manchester United di London Stadium
- 5 Pelajaran dari West Ham vs Man Utd: Kelelahan Mulai Terasa, Masalah Lama Kembali Menghantui
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arahan Spalletti untuk Thuram: Bergerak, Antisipasi, dan Percaya Diri
Liga Italia 11 Februari 2026, 15:35
-
Kenan Yildiz Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Dikenang dalam Sejarah Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:41
-
Dusan Vlahovic, Kepingan yang Hilang di Lini Serang Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:32
-
Juventus dan Formula Kepercayaan Diri di Bawah Arahan Luciano Spalletti
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:25
-
Juventus Tetap Punya Harapan untuk Dusan Vlahovic, tapi Barcelona Mengintai
Liga Italia 10 Februari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56





















KOMENTAR