
Bola.net - Inter Milan dikaitkan dengan dua pemain top pada bursa transfer Januari 2022. Pertama, ada nama Paulo Dybala dan Juventus. Kedua, Robin Gosens dari Atalanta dilaporkan bakal merapat ke Inter.
Dybala mungkin tidak akan bergabung musim ini. Tapi, kontraknya dengan Juventus akan habis 30 Juni nanti. Sang agen, Fulvio Valcareggi, telah memberi petunjuk soal masa depan Dybala.
"Paulo Dybala akan pergi ke Inter, Anda akan lihat. Hubungannya dengan direktur Juventus benar-benar rusak. Semuanya sudah siap baginya untuk pergi ke Inter," ujar Valcareggi kepada Radio Kiss Kiss.
Sementara, Gosens akan bergabung dalam waktu dekat. Dilansir Fabrizio Romano, transfer Gosens ke Inter ini akan segera kelar. Inter dan Atalanta diklaim sudah menyepakati mahar transfer sang pemain yakni 22 juta euro ditambah bonus.
Inter sudah punya skuad yang cukup bagus musim 2021/2022. Lantas, jika Paulo Dybala dan Robin Gosens datang, seperti apa starting XI terkuat Inter Milan? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters:
Kiper - Samir Handanovic

Handanovic menjadi pemain yang tidak tergantikan di bawah mistar Inter Milan. 22 laga dimainkan Inter di Serie A sejauh ini, 22 kali pula Handanovic bermain penuh. Padahal, dia sudah berusia 37 tahun!
Kontrak Handanovic akan habis pada Juni 2022 nanti. Sejauh ini, belum ada negosiasi kontrak baru. Inter pun belum melakukan manuver untuk mencari kiper baru sebagai pengganti Handanovic.
Bek tengah kanan - Milan Skriniar

Skriniar telah menjadi pilar penting di lini belakang Inter sejak era Conte. Musim lalu, dia memainkan 32 laga di Serie A. Musim ini, dari 22 laga Inter di Serie A, dia hanya absen pada dua laga.
Skriniar, sebagai bek tengah kanan, punya tanggung jawab lebih. Skriniar dituntut lebih aktif saat tim menguasai bola. Pemain asal Slovakia pun mampu menjalankan tugasnya dengan apik.
Bek tengah - Stefan de Vrij

De Vrij menjadi sosok yang vital di lini belakang Inter. Pada formasi tiga bek, De Vrij bermain untuk posisi sentral. Dia yang memegang kendali koordinasi pemain belakang.
Pemain 29 tahun menjalankan tugas dengan sangat baik. Sejak membela Inter pada 2018 lalu, De Vrij selalu jadi pilihan utama. Performanya makin konsisten menyusul makin banyaknya pengalaman yang didapat.
Bek tengah kiri - Alessandro Bastoni

Jika dibanding dua nama sebelumnya, sosok Bastoni mungkin tidak banyak mendapat sorotan. Padahal, pemain 22 tahun itu juga sama pentingnya jika dibanding De Vrij dan Skriniar.
Bastoni menjadi andalan di lini belakang, baik pada era Conte maupun Inzaghi. Musim depan, pemain yang pernah membela Atalanta tampaknya akan tetap jadi pilihan utama.
Wingback kanan - Denzel Dumfries

Inter Milan menemukan pengganti yang sepadan usai melepas Hakimi ke PSG. Sebab, mereka mendapatkan Dumfries yang punya karakter hampir mirip dengan Hakimi.
Dumfries adalah wingback yang agresif. Pemain 25 tahun itu juga sangat cepat dan bisa melakukan penetrasi dengan dribel yang bagus. Sejauh ini, Dumfries telah menyumbang tiga gol untuk Inter di Serie A.
Gelandang - Nicolo Barella

Barella memainkan peran cukup bebas di lini tengah. Barella bisa menjadi pemain ekstra saat Inter menyerang maupun bertahan. Barella punya daya jelajah, stamina, dan pembacaan ruang yang bagus.
Barella juga bisa menjadi opsi di lini depan. Sejauh ini, pemain 24 tahun itu telah mencetak dua gol di Serie A.
Gelandang - Marcelo Brozovic

Brozovic memainkan peran vital dalam skema bermain Inter. Tugasnya cenderung bertahan dibanding menyerang. Tapi, dia juga punya peran penting saat melakukan buil-up.
Satu di antara tiga bek tengah Inter akan maju ketika tim menguasai bola. Pada momen itu, Brozovic akan menutup ruang di lini belakang. Brozovic membuat Inter tidak kalah jumlah pemain saat lawan melakukan serangan balik.
Gelandang - Hakan Calhanoglu

Berbeda dengan Brozovic, Calhanoglu mendapat peran lebih ofensif. Dia adalah otak serangan Inter Milan. Eks pemain AC Milan ini punya kemampuan yang lengkap. Termasuk eksekusi bola mati.
Calhanoglu telah mencetak enam gol dan delapan assist di Serie A hingga pekan ke-23. Didatangkan dengan status bebas transfer alias gratis, Calhanoglu jadi salah rekrutmen terbaik Inter musim ini.
Wingback kiri - Robin Gosens

Inter sudah punya Ivan Perisic untuk peran wingback kanan. Tapi, ada dua alasan mengapa Perisic harus diganti Gosens. Pertama, soal usia. Kedua, posisi natural Perisic adalah winger.
Gosens adalah wingback tulen. Dia membuat publik terpukau saat tampil bagus di Euro 2022. Gosens bisa bertahan dan menyerang dengan sama baiknya. Pemain 27 tahun itu juga bisa bermain untuk peran bek kanan.
Penyerang - Paulo Dybala

Inter masih cukup tajam walau tidak lagi diperkuat Romelu Lukaku. Edin Dzeko dan Alexis Sanchez melakukan tugasnya dengan baik. Tapi, usia kedua bomber itu tidak lagi muda.
Dybala punya karakter yang cocok untuk lini depan Inter. Dia bisa bergerak melebar atau di belakang penyerang. Dybala punya kualitas teknis yang bagus. Satu hal lagi, Inter punya tradisi bagus dengan pemain Argentina.
Penyerang - Lautaro Martinez

Lautaro menjadi tumpuan sekaligus masa depan Inter Milan. Lautaro punya kontrak dengan Inter hingga 2026. Jadi, jika tidak ada hal buruk yang terjadi, dia akan tetap jadi andalan musim depan.
Secara teknis, performa Lautaro terus meningkat tiap musim. Hingga pekan ke-23 musim ini, dia telah mencetak 11 gol di Serie A. Musim lalu, Lautaro mampu mencetak 17 gol.
Grafis
Perkiraan starting XI Inter Milan jika Paulo Dybala dan Robin Gosens merapat (c) Bola
Klasemen Serie A
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Begini Ancaman Juventus yang Membuat Fiorentina Rela Melepas Vlahovic
- Sudah Rampung, Robin Gosens Bakal Gabung Inter Milan
- Katanya Lagi Krisis? Begini Cara Juventus Membeli Vlahovic Seharga Rp1,2 Triliun
- Pindah ke Juventus, Dusan Vlahovic Dapat Teror Fans Fiorentina dan Rumahnya Dijaga Polisi
- Tinggalkan AC Milan, Frank Kessie Sudah Sepakat Gabung Barcelona?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontrak di Juventus Segera Habis, Dybala Langsung Dipepet Liverpool
Liga Inggris 26 Januari 2022, 23:43
-
Chelsea Dekati Juventus, Ingin Bicarakan Soal Alex Sandro
Liga Inggris 26 Januari 2022, 20:54
-
Rui Costa & Batistuta Masuk Daftar 10 Penjualan Termahal Fiorentina, Vlahovic Next?
Liga Italia 26 Januari 2022, 19:00
-
Agen Tutup Pintu untuk Transfer Alvaro Morata ke Barcelona
Liga Italia 26 Januari 2022, 17:10
-
Membandingkan Ketajaman 4 Penyerang Juventus dengan Dusan Vlahovic: Minder-minder deh
Liga Italia 26 Januari 2022, 16:35
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR