
Bola.net - Inter Milan cukup rajin mendatangkan pemain yang memiliki pengalaman bermain di ajang Premier League dalam dua bursa transfer terakhir. Situasi ini membuat pemain baru, Christian Eriksen, merasa tertolong.
Tren 'Premier League' di tubuh Inter Milan dimulai dengan penunjukan Antonio Conte sebagai pengganti Luciano Spalletti di kursi kepelatihan. Seperti yang diketahui, Conte pernah jadi pelatih Chelsea selama dua musim.
Setelahnya, tepat menjelang penutupan bursa transfer musim panas kemarin, Inter Milan mendatangkan dua penyerang dari Manchester United. Mereka adalah Romelu Lukaku dan juga Alexis Sanchez.
Perburuan Inter di tanah Inggris belum berakhir. Pada musim dingin lalu, mereka berhasil mendaratkan Ashley Young serta Victor Moses. Aktivitas transfer mereka ditutup oleh kehadiran Eriksen yang diboyong dari Tottenham Hotspur.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Eriksen Tertolong
Adaptasi adalah salah satu momok bagi pesepakbola yang memutuskan untuk pindah ke klub dari negara lain. Hal ini juga berlaku bagi Eriksen, gelandang berkebangsaan Denmark yang menghabiskan tujuh tahun berkiprah di Inggris.
Beruntung, Eriksen punya rekan setim yang juga berasal dari Inggris namun sudah lebih dulu bergabung dengan Inter Milan. Hal ini bisa membuat proses adaptasinya di Italia berlangsung dengan mulus.
"Saya bukan satu-satunya orang yang tak memahami segalanya dalam bahasa Italia. Ini lucu karena ada banyak pemain yang datang - dan juga di klub yang sama. Ini jarang terjadi," ujar Eriksen kepada BBC.
"Anda bisa berbincang dengan mereka soal akan tinggal di mana, bagaimana rumah yang akan ditempati, apa yang terjadi, apa yang belum terjadi, anda lebih sering berbincang dengan mereka," lanjutnya.
Soal Ibrahimovic
Semenjak tiba di Inter Milan, Eriksen sudah bermain sebanyak dua kali. Menilik situasi lini tengah klub berjuluk Nerazzurri itu, kemungkinan besar Eriksen akan kembali diturunkan sewaktu bertemu AC Milan di ajang Serie A hari Senin (10/2/2020).
Belum segenap sebulan tiba, Eriksen langsung menghadapi partai derby Milan pertamanya. Ia akan berhadapan dengan sesama orang skandinavia yang sekarang menjadi andalan Milan, Zlatan Ibrahimovic.
"Dia membawa namanya, tentu saja. Dan ada juga [kompatriot Denmark] Simon Kjaer. Saya sudah bicara dengannya, bahkan sebelumnya, saat dia ada di sini dan kami sedang berbincang dengan Inter waktu itu," tambahnya.
"Dia tidak begitu jauh di Atalanta. Ini akan menjadi kali pertama saya berhadapan dengan dia, jadi semoga menyenangkan," pungkas mantan penggawa Ajax Amsterdam tersebut.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Sebelum Gabung Inter Milan, Christian Eriksen Mengaku Sempat Didekati MU
- Manchester City Uangkan Joao Cancelo di Musim Panas
- Ronaldo, Vieri, Batistuta, dan Streak Gol Terpanjang di Serie A
- Derby Milan, Inter Terancam Tanpa Kapten dan Kiper Utama
- Spalletti Tak Iri Lihat Inter Belanja Jor-Joran di Bawah Conte
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eriksen Mengaku Terbantu Tren 'Premier League' di Inter Milan
Liga Italia 5 Februari 2020, 22:30
-
Boban Ungkap Kerendahan Hati Seorang Zlatan Ibrahimovic
Liga Italia 5 Februari 2020, 22:19
-
Selamat Ulang Tahun Cristiano Ronaldo, yang Ingin Bermain Sampai 40 Tahun!
Liga Italia 5 Februari 2020, 22:00
-
Ibrahimovic Dipastikan Bakal Bermain di Derby Inter Milan vs AC Milan
Liga Italia 5 Februari 2020, 21:46
-
Cristiano Ronaldo Instruksikan Juventus Bajak Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 5 Februari 2020, 21:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR