
Bola.net - AC Milan memulai musim dengan formasi baru namun tanpa tambahan striker besar yang diharapkan. Upaya klub untuk merekrut nama-nama besar seperti Dusan Vlahovic, Darwin Nunez, dan Rasmus Hojlund tak membuahkan hasil. Akhirnya, pelatih Massimiliano Allegri harus berimprovisasi dengan skuad yang ada.
Kini, lini depan Milan bergantung pada trio Santiago Gimenez, Christian Pulisic, dan Rafael Leao. Dua nama terakhir sejatinya bukan penyerang tengah, namun dipaksa menyesuaikan diri demi kebutuhan taktik. Kondisi itu membuat produktivitas Milan masih belum stabil meski permainan mereka cukup solid.
Fans berharap kehadiran Gimenez bisa memberi solusi, tapi pemain asal Meksiko itu belum benar-benar memenuhi ekspektasi. Ketiadaan striker alami membuat Milan sering kesulitan menuntaskan peluang saat menghadapi pertahanan rapat.
Situasi inilah yang menjadi perhatian Fabio Capello, mantan pelatih legendaris yang pernah membawa Rossoneri berjaya di era 1990-an.
Menurutnya, Milan butuh figur baru di lini depan yang bisa menjadi mesin gol sejati.
Milan Masih Butuh Striker Sejati

Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Fabio Capello menyoroti bahwa AC Milan hingga kini belum menemukan sosok penyerang tengah yang ideal. Ia mengakui peran Santiago Gimenez cukup membantu tim, tapi menegaskan Milan tetap memerlukan striker yang tajam dan konsisten mencetak gol.
Bagi Capello, striker sejati bukan sekadar penggerak di lini depan, melainkan finisher yang bisa mengubah peluang kecil menjadi gol. Milan, menurutnya, masih terlalu bergantung pada kontribusi pemain sayap dan gelandang dalam mencetak gol.
“Di Serie A, ada tim lain yang masih belum menemukan penyerang tengah, AC Milan, meskipun Gimenez berguna di lini depan untuk pergerakan tim, dan Allegri telah memulai upaya adaptasi dengan Leao,” ujar Capello pada media Italia tersebut.
Leao Belum Pantas Jadi Striker, Pulisic Lebih Lengkap

Capello kemudian membahas eksperimen Allegri yang menempatkan Rafael Leao di posisi striker tengah. Ia menilai, meski Leao punya kecepatan dan teknik individu menonjol, sang pemain belum memiliki naluri pembunuh di depan gawang. Menurutnya, Leao lebih cocok bermain dari sisi kiri di mana ia bisa memaksimalkan kreativitas dan ruang geraknya.
Capello menilai adaptasi Leao sebagai striker masih berjalan lambat karena karakter aslinya bukan pemain yang hidup di kotak penalti. Hal ini berbeda dengan Christian Pulisic yang dianggap lebih serbaguna dan bisa beroperasi di berbagai posisi tanpa kehilangan efektivitas.
“Rafael terbukti memiliki kemampuan untuk membebaskan diri dan menemukan ruang, tetapi ia masih belum menjadi striker yang produktif. Jumlah pemainnya lebih sedikit dibandingkan kompetitor, tetapi Pulisic dapat bermain di mana saja, sedemikian rupa sehingga ia tampak sempurna bahkan di posisinya saat ini dalam formasi 3-5-2: ia dapat bergerak, memiliki kualitas dan kecepatan, serta berlari vertikal,” kata Capello.
Pendapat itu menegaskan bahwa Milan punya potensi besar di depan, namun masih kekurangan sosok penentu yang bisa memastikan hasil akhir di setiap laga.
Klasemen Serie A
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Allegri Terharu di Allianz Stadium, tapi Ingatkan AC Milan Masih Punya PR Besar
- Allegri Ungkap Kunci agar Rafael Leao Bisa Jadi Mesin Gol Baru AC Milan
- Kupas Tuntas Semua Bocoran Proyek Stadion Baru Inter dan AC Milan: Seperti Apa Wajah Baru San Siro??
- Pulisic Gagal Lagi, Krisis Penalti AC Milan Makin Parah
- Grande Partita yang Membosankan dan Keputusan Tudor yang Mengundang Tanda Tanya
- Dari Kegagalan Pulisic Hingga Solidnya Lini Tengah Rossoneri, Ini 5 Pelajaran Dari Performa AC Milan Lawan Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Capello Ungkap Kekurangan Besar AC Milan Musim Ini
Liga Italia 7 Oktober 2025, 23:26
-
Allegri Ungkap Kunci agar Rafael Leao Bisa Jadi Mesin Gol Baru AC Milan
Liga Italia 7 Oktober 2025, 21:49
-
Allegri Terharu di Allianz Stadium, tapi Ingatkan AC Milan Masih Punya PR Besar
Liga Italia 7 Oktober 2025, 20:56
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR