
Bola.net - Antonio Conte tak bisa menyembunyikan kekecewaan berat usai Napoli gagal menang di Liga Champions. Partenopei hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Copenhagen yang bermain dengan 10 orang.
Hasil ini terasa sangat menyakitkan karena Napoli sejatinya memegang kendali penuh permainan. Mereka unggul jumlah pemain dan skor, namun membiarkan lawan bangkit.
Conte menilai pasukannya menyia-nyiakan peluang emas untuk mengunci posisi aman di klasemen. Sang pelatih bahkan menyebut timnya merusak situasi yang sudah sangat menguntungkan dengan tangan sendiri.
Kegagalan ini membuat posisi Napoli di kompetisi Eropa berada di ujung tanduk. Conte pun melontarkan kritik pedas terkait mentalitas skuadnya yang dianggap rapuh.
Napoli Suka Mempersulit Diri Sendiri

Conte tak habis pikir bagaimana timnya bisa gagal mengamankan tiga poin krusial. Padahal, situasi pertandingan sudah sangat memihak Napoli sejak kartu merah lawan.
Ia menggunakan analogi yang cukup keras untuk menggambarkan kebodohan timnya malam itu. Conte merasa Napoli mempersulit diri mereka sendiri tanpa alasan jelas.
"Rasanya seperti kami sedang mengendarai sepeda di jalan menurun," ujar Conte kepada Sky Sport Italia dengan nada frustrasi.
"Tapi entah bagaimana, kami berhasil membuatnya menjadi tanjakan sendirian," sambung pelatih asal Italia tersebut.
Luka yang Harus Dirasakan Pemain

Hasil imbang ini dianggap sebagai sebuah kekalahan mental oleh sang pelatih. Ia ingin rasa sakit dan kekecewaan ini juga dirasakan oleh seluruh pemain di ruang ganti.
Conte menuntut anak asuhnya untuk tidak mencari kambing hitam atas hasil memalukan ini. Introspeksi diri menjadi harga mati bagi skuad Napoli.
"Ini adalah hasil imbang yang menyakitkan saya, dan itu seharusnya juga menyakitkan bagi pemain saya," tegas Conte.
"Kami harus marah pada diri sendiri, karena ini adalah peluang emas, dan mungkin kami tidak menyadari apa yang dipertaruhkan," tambahnya.
Level Napoli Belum Cukup
Kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menjadi sorotan tajam. Conte secara brutal menyebut level Napoli saat ini mungkin memang belum cukup untuk kompetisi elit Eropa.
Fakta bahwa mereka gagal menang melawan 10 pemain Copenhagen menjadi bukti nyata. Napoli dinilai belum memiliki mentalitas pembunuh yang dibutuhkan di Liga Champions.
"Ada kekecewaan karena kami tak bisa mengaturnya, jadi terbukti level kami saat ini tidak cocok untuk kompetisi ini," kritik Conte dengan pedas.
"Kami memiliki segalanya yang berjalan sesuai keinginan dan kami berhasil merusaknya. Kami harus merenungkan hal itu," keluhnya.
Krisis Pemain Bukan Alasan
Napoli memang sedang dihantam badai cedera parah yang menimpa pilar utama. Pemain bintang seperti Kevin De Bruyne hingga David Neres harus absen.
Namun, Conte menolak menjadikan absennya para pemain tersebut sebagai alasan kegagalan. Melawan 10 orang, kemenangan seharusnya menjadi hal mutlak.
"Kami memegang kendali penuh, dengan 11 lawan 10, jadi meski kehilangan 10 pemain dan merasa lelah, Anda harus memenangkan laga ini," tuntut Conte.
"Apa yang perlu kami katakan malam ini adalah kami seharusnya menang, titik. Habis perkara," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR