
Bola.net - Antonio Conte sedang pusing tujuh keliling. Skuad Napoli asuhannya dihantam badai cedera parah jelang laga krusial Liga Champions, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.
Partenopei harus terbang ke markas FC Copenhagen dengan kondisi pincang. Banyak pilar utama dipastikan absen dalam laga hari Selasa nanti.
Namun, Conte melihat celah positif di balik musibah ini. Ia menyebut ini momen emas bagi para pemain muda untuk unjuk gigi.
Pelatih asal Italia tersebut bahkan punya hitungan unik soal pengalaman. Ia membandingkan nilai satu laga Napoli dengan puluhan laga di kasta bawah.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Krisis Pemain Bintang

Daftar pasien di ruang perawatan Napoli makin panjang. Matteo Politano dan Amir Rrahmani menjadi korban terbaru saat melawan Sassuolo.
Mereka menyusul nama besar lain yang sudah tumbang duluan. Kevin De Bruyne, David Neres, dan Andre-Frank Zambo Anguissa dipastikan absen.
"Kami mencoba fokus pada siapa yang ada, kami selalu mencoba mencari solusi," ujar Antonio Conte.
"Kami telah melakukannya selama beberapa hari terakhir, mencoba mempersiapkan diri untuk pertandingan ini, dan saya berharap kami bisa membawanya ke lapangan," sambung Conte.
Matematika Unik Conte

Situasi darurat ini membuka pintu bagi talenta muda. Nama seperti Antonio Vergara dan Ambrosino kini jadi tumpuan harapan tim.
Conte memberikan motivasi dengan analogi yang sangat menarik. Ia menyebut jam terbang di Liga Champions punya nilai tak terhingga.
"Bagi saya, bermain satu pertandingan untuk Napoli nilainya sama dengan 30 pertandingan di Serie B," tegas Conte.
"Bermain satu pertandingan di Liga Champions mungkin bernilai 60 laga (Serie B)," tambah eks pelatih Chelsea itu.
Tuntutan untuk Youngster Napoli
Pemain muda jebolan Primavera diminta tidak demam panggung. Mereka harus membayar kepercayaan pelatih dengan performa maksimal di lapangan.
Conte menegaskan bahwa tim sangat membutuhkan tenaga segar mereka. Progres latihan mereka kini diuji di panggung Eropa sesungguhnya.
"Seperti yang saya katakan kepada Antonio (Vergara), kami akan membantu Anda, tetapi Anda harus membantu kami karena saya berharap Anda dapat membantu kami jika saya memainkannya," ucap Conte.
"Dia bisa melakukannya, Ambrosino bisa melakukannya, orang-orang ini siap membantu kami," lanjutnya dengan yakin.
Napoli Pantang Mengeluh Keadaan
Meski kehilangan banyak pilar, Conte menolak mengibarkan bendera putih. Ia ingin Napoli tetap bertarung tanpa rasa mengasihani diri sendiri.
Fokus utamanya adalah meracik strategi dengan sumber daya tersisa. Kemenangan tetap menjadi harga mati demi lolos ke babak knock-out.
"Kami perlu mencari solusi tanpa merasa kasihan pada diri sendiri," kata Conte.
"Ketika hal yang tidak terpikirkan terjadi, itu menjadi sulit, tetapi saya yakin," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30
























KOMENTAR