
Bola.net - Bursa transfer telah ditutup sejak pekan lalu. Dan baru-baru ini, terungkap alasan mengapa Inter Milan memberikan penolakan terhadap penawaran Tottenham untuk sang bek, Milan Skriniar.
Isu mengenai kepindahan Skriniar berhembus selama beberapa bulan terakhir. Semua diawali saat sang pelatih, Antonio Conte, enggan menggunakan jasanya di sejumlah laga yang dilakoni Nerazzurri akhir musim lalu.
Skriniar bahkan tidak terlibat dalam laga final Liga Europa melawan Sevilla. Keputusan Conte kian menguatkan dugaan bahwa bek asal Slovakia tersebut akan didepak saat bursa transfer musim panas dibuka.
Namun kenyataannya tidak. Conte menggunakan jasanya dalam dua pertandingan pertama Inter di Serie A musim ini. Nerazzurri juga tidak membiarkannya pergi meski Tottenham berminat untuk menampungnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Drama Balas Dendam Inter Milan
Tottenham berhasil menambal semua lini yang dirasa kurang pada bursa transfer musim panas kemarin. Andai berhasil mendapatkan Skriniar, aktivitas the Lilywhites bisa disebut sempurna.
Sayangnya Inter menggagalkan upaya mereka untuk meraih label tersebut. Namun Inter bukannya tanpa alasan sampai melakukan ini. Calciomercato mengklaim kalau mereka ingin membalas dendam terhadap Tottenham.
Secara khusus, mereka menargetkan pembalasan dendam terhadap pemimpin klub raksasa Inggris tersebut, Daniel Levy. Dendam ini berawal dari transaksi Inter bersama Tottenham yang berkaitan dengan Christian Eriksen.
Gara-gara Transfer Christian Eriksen
Pada bulan Januari lalu, Inter dan Tottenham saling bertatap muka untuk mendiskusikan masa depan gelandang berdarah Denmark tersebut. Nerazzurri berniat mendatangkan Eriksen yang kontraknya di Tottenham hanya tersisa enam bulan lagi.
Inter cukup yakin bisa mendapatkan tanda tangan sang pemain dengan harga murah. Kendati demikian, mereka justru dipersulit oleh Levy yang bersikukuh mengatakan bahwa Eriksen hanya bisa direkrut dengan harga 17 juta pounds.
Tentu, Inter bisa saja menunggu hingga akhir musim 2019/20 agar bisa mendapatkannya secara gratis. Namun kebutuhan mereka untuk sektor tengah tidak bisa ditunda lagi, hingga terpaksa memenuhi permintaan harga Tottenham.
Sekarang, giliran Tottenham yang membutuhkan. Inter langsung memasang harga 45 juta pounds ditambah bonus dan enggan memberikan diskon tambahan. Spurs menolak lalu memilih beralih ke target lainnya.
(Express)
Baca Juga:
- Gaji Pelatih Serie A Terungkap, Segini Bayaran Andrea Pirlo dan Antonio Conte
- Kabar Miring Soal Skuad MU: Ada Geng-Geng Kecil dalam Ruang Ganti?
- Demi 30 Juta Euro per Musim, Inter Milan Siap Putus Hubungan dengan Pirelli?
- Antonio Conte Suka yang Tua-Tua, Inter Milan Siap Boyong Sergio Aguero
- Duh, Ashley Young Dipastikan Positif COVID-19, Absen Lawan Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagalnya Transfer Milan Skriniar: Inter Milan Balas Dendam ke Tottenham?
Liga Italia 13 Oktober 2020, 11:00
-
Paul Pogba Dapat Pujian dan Disebut Sebagai Pemimpin, Sepakat?
Piala Eropa 12 Oktober 2020, 09:51
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR