Bola.net - CEO AC Milan, Adriano Galliani mengungkapkan pendapatnya terkait insiden gol kontroversial yang terjadi dalam laga antara Udinese vs AS Roma semalam (06/01). Pada laga tersebut, Roma menang 1-0 berkat gol David Astori yang memicu banyak perdebatan.
Kala itu, bola sundulan Astori menerpa mistar gawang dan memantul sedikit di belakang garis gawang Udinese sebelum diamankan oleh kiper Orestis Karnezis. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa bola tersebut belum sepenuhnya melewati garis gawang, yang merupakan syarat sah terjadinya gol dalam peraturan FIFA.
Yang membuat Galliani gusar adalah peristiwa serupa pernah dialami juga oleh timnya, dengan keputusan wasit yang berbeda. Saat Milan menghadapi Udinese pada 30 November silam, sundulan Adil Rami dari tayangan ulang tampak sudah sepenuhnya melewati garis gawang sebelum ditepis keluar oleh Karnezis.
Gol tersebut tak disahkan oleh wasit, namun Rossoneri tetap menang dengan skor 2-0. Dua kontroversi tersebut membuat Galliani merasa sudah saatnya Serie A menerapkan teknologi garis gawang alih-alih menugaskan asisten wasit tambahan.
"Udinese hanya tidak beruntung, hal-hal semacam ini sering terjadi dalam sepakbola. Ketika Milan mengalaminya lewat gol Rami, gol tidak disahkan. Ini membuktikan bahwa di dunia olahraga teknologi terkadang dibutuhkan, sama seperti penerapan Hawk's Eye di dunia tenis," ungkap Galliani seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
"Gol Astori seharusnya tidak sah, karena bola terlihat masih menyentuh garis. Saya berharap kontroversi tak terulang di masa yang akan datang, perstiwa semacam ini bisa mempengaruhi kompetisi."[initial]
(gds/mri)
Kala itu, bola sundulan Astori menerpa mistar gawang dan memantul sedikit di belakang garis gawang Udinese sebelum diamankan oleh kiper Orestis Karnezis. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa bola tersebut belum sepenuhnya melewati garis gawang, yang merupakan syarat sah terjadinya gol dalam peraturan FIFA.
Yang membuat Galliani gusar adalah peristiwa serupa pernah dialami juga oleh timnya, dengan keputusan wasit yang berbeda. Saat Milan menghadapi Udinese pada 30 November silam, sundulan Adil Rami dari tayangan ulang tampak sudah sepenuhnya melewati garis gawang sebelum ditepis keluar oleh Karnezis.
Gol tersebut tak disahkan oleh wasit, namun Rossoneri tetap menang dengan skor 2-0. Dua kontroversi tersebut membuat Galliani merasa sudah saatnya Serie A menerapkan teknologi garis gawang alih-alih menugaskan asisten wasit tambahan.
"Udinese hanya tidak beruntung, hal-hal semacam ini sering terjadi dalam sepakbola. Ketika Milan mengalaminya lewat gol Rami, gol tidak disahkan. Ini membuktikan bahwa di dunia olahraga teknologi terkadang dibutuhkan, sama seperti penerapan Hawk's Eye di dunia tenis," ungkap Galliani seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
"Gol Astori seharusnya tidak sah, karena bola terlihat masih menyentuh garis. Saya berharap kontroversi tak terulang di masa yang akan datang, perstiwa semacam ini bisa mempengaruhi kompetisi."[initial]
Baca Juga
- Tambal Sisi Kiri, Milan Bidik Fullback River Plate
- Agen Benarkan Minat Milan Pada Schone
- Tersia-sia di Milan, Empoli Ingin Selamatkan Saponara
- Niang Akui Capai Kata Sepakat Dengan Wenger
- Milan Kirim Pazzini ke Burnley?
- Diego Lopez Simpan Hasrat Kembali ke Madrid
- Barca Ingin Tarik Mastour Dari Milan
- Cari Attacante Baru, Milan Incar Okaka
- 'Kranevitter Inginkan Milan Atau Inter'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ivan Perisic Bikin Inter, Napoli, Juve, Milan Gigit Jari di Januari
Liga Italia 7 Januari 2015, 23:46
-
Poli Berharap Milan Segera Kembali ke Jalur Kemenangan
Liga Italia 7 Januari 2015, 19:49
-
Digebuk Sassuolo di San Siro, Poli Kecewa Berat
Liga Italia 7 Januari 2015, 19:36
-
Sassuolo Gali Memori Pahit Milan vs Lazio 1997
Liga Italia 7 Januari 2015, 12:57
-
Milan 2013/14 vs Milan 2014/15
Liga Italia 7 Januari 2015, 12:48
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR