
Bola.net - Inter Milan kembali menunjukkan karakter 'liar' mereka yang dulu begitu melekat. Pelatih Cristian Chivu mengakui bahwa hanya versi 'Pazza Inter' yang mampu membalikkan ketertinggalan dua gol, dan melakukannya dua kali dalam rentang 10 hari saat menghadapi Como.
Pertandingan ini menjadi lanjutan dari duel dramatis sebelumnya pada 12 April, ketika Inter bangkit dari posisi 0-2 untuk menang 4-3 di ajang Serie A. Skenario serupa kembali terjadi. Nerazzurri sempat tertinggal lewat gol Martin Baturina dan Lucas Da Cunha, sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Hakan Calhanoglu tampil sebagai sosok kunci dengan dua golnya, ditambah kontribusi assist untuk Petar Sucic yang memastikan kemenangan Inter, baik di laga ini maupun secara agregat.
Pujian Chivu

Chivu pun memberikan pujian khusus kepada para pemain pengganti yang dinilai mampu mengubah jalannya pertandingan.
“Kami punya skuad yang tampil sangat baik sejak awal musim. Ketika dibutuhkan, mereka selalu menunjukkan kualitasnya,” ujar Chivu kepada Sport Mediaset.
“Para pemain yang masuk dari bangku cadangan memahami situasi dan tahu apa yang harus dilakukan. Diouf, Sucic, dan Pio Esposito menunjukkan keberanian dan kontribusi nyata. Ini tim yang ingin terus bersaing hingga akhir.”
Kunci Kemenangan Inter

Salah satu keputusan yang cukup mengejutkan adalah tidak dimainkannya Denzel Dumfries sejak awal, bahkan sempat tidak langsung masuk sebagai pengganti. Chivu menjelaskan bahwa sang pemain masih bermasalah secara fisik.
“Denzel mengalami gangguan kebugaran. Ia sempat bilang bisa bermain di menit akhir, tetapi merasakan nyeri pada tendonnya. Namun melihat situasi pertandingan, dia siap mencoba. Saya senang melihat pemain yang rela berkorban untuk tim,” jelasnya.
Chivu juga menilai permainan dari sektor sayap menjadi salah satu kunci keberhasilan Inter dalam menekan Como. Andy Diouf disebut tampil efektif saat mengisi sisi lapangan, baik kanan maupun kiri.
Inter sendiri sadar betul kekuatan Como, terutama dari sisi pertahanan yang dikenal solid musim ini. Namun, determinasi tinggi para pemain membuat mereka mampu menembus lini belakang lawan berkali-kali.
“Kami tahu kualitas Como, tapi kami tetap bisa mencetak banyak gol melawan salah satu pertahanan terbaik di Italia. Para pemain sangat peduli dengan Inter, dan itu terlihat dari cara mereka berjuang membalikkan keadaan,” tambah Chivu.
DNA Pazza Inter

Chivu pun menegaskan kembali identitas lama klub yang kembali muncul dalam momen seperti ini.
“Membalikkan defisit 2-0 melawan Como dua kali dalam 10 hari? Hanya Pazza Inter yang bisa melakukannya.”
Julukan 'Pazza Inter' sendiri merujuk pada karakter Inter di masa lalu yang identik dengan permainan penuh kejutan, naik turun, tetapi sering berakhir dramatis. Julukan itu sempat meredup di era Antonio Conte dan Simone Inzaghi yang lebih mengedepankan stabilitas permainan.
Kini, di bawah Chivu, nuansa tersebut seolah kembali hadir.
Menariknya, Inter kini juga berpeluang meraih gelar ganda Coppa Italia dan Serie A. Sepanjang sejarah, klub baru sekali mencatatkan pencapaian tersebut, yakni pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho saat meraih treble.
Chivu Bukan Mourinho

Meski mulai dibandingkan dengan Mourinho, Chivu memilih merespons santai.
“Itu karena media suka membuat judul besar. Saya hanya Cristian, tanggung jawab saya adalah kepada para pemain ini,” katanya.
“Saya hanya berusaha melakukan pekerjaan sebaik mungkin untuk mereka yang percaya kepada saya, dan berharap bisa membawa pulang target yang kami incar.”
Sumber: Sportmediaset
Klasemen Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR