Bola.net - - Inter Sukses Sikut Lazio Dalam Perburuan Tiket UCL
Inter Milan sukses membalikkan keadaan dan menang 3-2 saat bermain lawan Lazio di giornata 38 Serie A di Stadio Olimpico, Senin .
Pertandingan ini begitu menghibur, seru, keras dan dramatis. Sebab kedua tim bermain terbuka demi meraih tiket Liga Champions. Gol-gol Lazio dihasilkan oleh bunuh diri Ivan Perisic dan Felipe Anderson. Sementara gol-gol Inter dihasilkan oleh Danilo D'Ambrosio, Mauro Icardi dan Matias Vecino.
Babak Pertama
Begitu pertandingan babak pertama dimulai, Inter berusaha menggebrak lebih dahulu. Mereka sangat bernafsu mencari kemenangan agar meraih satu tiket ke Liga Champions.
Namun Lazio justru merespon dengan sangat baik. Mereka malah bisa unggul di menit ke-9. Mereka sukses mencetak gol setelah tendangan keras Marusic berbelok arah usai mengenai wajah Perisic.
Setelah itu tempo pertandingan sedikit menurun. Tapi tetap saja kedua tim bisa menciptakan sejumlah peluang. Di antaranya melalui tendangan Milinkovic-Savic yang membentur mistar gawang.
Inter akhirnya bisa membalas pada menit 29. Melalui sepak pojok, D'Ambrosio sukses menjebol gawang Lazio. Gol dengan sedikit gaya akrobatik itu sempat diprotes pemain lazio karena menganggap sang bek dalam posisi tak sah untuk mencetak gol.
Setelah itu Lazio kemudian bisa menguasai jalannya pertandingan. Mereka akhirnya sanggup mencetak gol lagi pada menit 41 melalui aksi brilian Anderson. Skor 2-1 menutup laga babak pertama.
Babak Kedua
Di babak ini Inter berusaha untuk mengontrol jalannya pertandingan dan bermain lebih sabar saat menguasai bola. Lazio pun tak bisa bermain secara agresif.
Di menit 72 sempat ada kebingungan besar di Olimpico. Sebab wasit tiba-tiba menunjuk titik penalti bagi Inter. Akan tetapi setelah melihat rekaman VAR, ia membatalkan keputusan tersebut.
Pada menit 78, Inter akhirnya benar-benar mendapatkan penalti. Pasalnya Stefan De Vrij, pemain yang musim depan gabung Nerrazurri, melanggar Icardi dengan keras di kotak terlarang. Eksekusi dari titik 12 dilakukan oleh Icardi sendiri dengan mulus. 2-2.
Situasi akhirnya berubah menguntungkan bagi Inter. Sebab pada menit 79 Lazio kehilangan satu pemain setelah Lulic menerima kartu kuning kedua.
Dan hanya berselang dua menit kemudian, inter bisa memanfaatkan keunggulan pemain dengan baik. Mereka sanggup mencetak gol melalui sundulan Vecino setelah mendapat umpan dari sepak pojok Brozovic.
Lazio kemudian berusaha mencetak gol penyeimbang. Namun hingga masa empat menit waktu tambahan diberikan, mereka tak sanggup melakukannya. Inter pun menang 3-2.
Hasil ini membuat inter meraih meraih 72 poin. Jumlahnya sebenarnya sama dengan yang diraih oleh Lazio. Namun Nerrazurri berhak duduk di posisi empat karena Biancocelesti kalah dalam aturan head-to-head. Tiket UCL pun dipastikan melayang bagi pasukan Simone Inzaghi itu.
Susunan Pemain:
Lazio (3-5-2): Thomas Strakosha; Luiz Felipe, Stefan de Vrij (Nani 84'), Stefan Radu (Bastos 77'); Adam Marusic, Alessandro Murgia, Lucas Leiva, Sergej Milinkovic-Savic, Senad Lulic; Felipe Anderson, Ciro Immobile (Lukaku 75').
Inter Milan (4-2-3-1): Samir Handanovic; Joao Cancelo, Milan Skriniar, Miranda, Danilo D'Ambrosio (Ranocchia 81'); Matias Vecino, Marcelo Brozovic; Antonio Candreva (Eder 61'), Rafinha (Karamoh 68'), Ivan Perisic; Mauro Icardi.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan bola: 40% - 60%
Shot (on goal): 14 (4) - 15 (6)
Pelanggaran: 12 - 13
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 2 - 0.(bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalinic Kesulitan Beradaptasi, Milan Indikasikan Beli Striker Baru
Liga Italia 21 Mei 2018, 20:14
-
Dua Atau Tiga Pemain Baru Akan Dibeli Milan
Liga Italia 21 Mei 2018, 19:49
-
Icardi Kini Mantap Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 21 Mei 2018, 19:35
-
Milan Berusaha Untuk Hapus Klausul Rilis Suso
Liga Italia 21 Mei 2018, 19:16
-
Demi Perin, Juve Akan Depak Kiper Berdarah Indonesia
Liga Italia 21 Mei 2018, 19:09
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR