
Bola.net - Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan bahwa klubnya tidak akan melakukan perubahan besar-besaran pada skuad meski sukses meraih gelar ganda musim ini. Menurutnya, Inter lebih memilih proses “evolusi” dibanding “revolusi” dalam membangun kekuatan tim untuk masa depan.
Musim 2025 menjadi salah satu periode paling berkesan bagi Nerazzurri. Setelah memastikan gelar Serie A, Inter kembali menambah trofi usai menundukkan Lazio dengan skor 2-0 di final Coppa Italia. Gelar tersebut menjadi trofi Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub.
Keberhasilan itu membuat Inter kembali mencatatkan double winners untuk pertama kalinya sejak era Jose Mourinho pada 2010, ketika mereka bahkan sukses meraih treble winners bersama trofi Liga Champions.
Padahal, perjalanan Inter menuju musim gemilang ini sempat diragukan banyak pihak. Mereka mengakhiri musim sebelumnya tanpa gelar dan harus kehilangan pelatih Simone Inzaghi. Sebagai pengganti, klub menunjuk Cristian Chivu yang kala itu baru memiliki pengalaman singkat menangani Parma di Serie A.
Apresiasi Marotta

Marotta pun memberikan apresiasi besar terhadap seluruh elemen klub yang dianggap berperan penting dalam kebangkitan Inter.
“Ada tim di atas lapangan dan ada juga tim di balik layar, mulai dari manajemen hingga semua orang yang bekerja untuk klub. Ini adalah olahraga tim dan semua pihak punya kontribusi,” ujar Marotta kepada Sport Mediaset.
Ia juga menilai konsistensi Inter dalam beberapa musim terakhir tidak lepas dari kestabilan struktur klub, termasuk dukungan dari pemilik tim.
“Kami senang karena hasil positif terus datang dalam beberapa tahun terakhir. Semua itu dimulai dari pemilik klub. Inilah model yang bisa membawa kami menuju kemenangan,” lanjutnya.
Penyesalan Marotta

Meski sukses di kompetisi domestik, Marotta mengakui Inter masih menyimpan sedikit penyesalan setelah tersingkir dari play-off Liga Champions oleh Bodo/Glimt pada Februari lalu. Namun, kegagalan itu justru membuat fokus tim sepenuhnya tertuju pada Serie A dan Coppa Italia.
Di sisi lain, Inter mulai bersiap menghadapi musim depan dengan sejumlah pergerakan transfer. Meski demikian, Marotta memastikan klub tidak akan melakukan perombakan total terhadap skuad utama.
“Kami percaya pada evolusi, bukan revolusi. Pemain muda seperti Petar Sucic membutuhkan waktu untuk berkembang dan beradaptasi,” kata Marotta.
Rencana Inter

Ia menambahkan bahwa Inter akan terus memadukan pemain muda potensial dengan sosok senior bermental juara demi menjaga keseimbangan tim.
“Kami akan terus mencari talenta muda untuk dikembangkan, lalu menggabungkannya dengan pemain berpengalaman yang sudah memiliki mental pemenang. Tidak perlu mengubah terlalu banyak hal,” tambahnya.
Beberapa pemain senior Inter memang dikabarkan mendekati akhir masa baktinya di klub. Nama-nama seperti Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, Henrikh Mkhitaryan, Yann Sommer, dan Matteo Darmian disebut memasuki fase akhir kontrak mereka bersama Nerazzurri.
Meski begitu, Marotta tetap optimistis Inter mampu mempertahankan level kompetitif mereka tanpa harus melakukan perubahan drastis dalam waktu singkat.
Klasemen Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ketangguhan, Lini Belakang Kini Jadi Titik Lemah
Liga Italia 14 Mei 2026, 13:44
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR