
Bola.net - Kedekatan Inter Milan dan Paulo Dybala sedang hangat-hangatnya. Inter dikabarkan ingin merekrut Dybala, begitu juga Dybala yang berminat masih ingin bermain di Liga Italia.
Peminat Dybala sebetulnya cukup ramai khusus di Liga Italia. Napoli, AS Roma, dan AC Milan juga tertarik mendatangkannya.
Namun, ketiganya tidak ada yang bisa mengalahkan keseriusan Inter untuk bisa mendatangkan pemain timnas Argentina tersebut. Situasi Dybala pun saat ini cukup mendukung karena sedang tidak dalam ikatan kontrak dengan klub manapun.
Kendati demikian, upaya Inter tidak akan mulus. Calciomercato melaporkan, Inter wajib menjual dua pemain yang ada di dalam skuadnya sebelum bisa mendatangkan Dybala.
Siapa Saja?

Jurnalis Romeo Agresti mengatakan, Inter Milan menjadi klub paling depan untuk mendapatkan servis Paulo Dybala. Untuk bisa mewujudkannya, Nerazzuri wajib mengorbankan Alexis Sanchez dan salah satu antara Edin Dzeko atau Joaquin Correa.
"Dybala sudah memiliki kesepakatan dengan Inter. Namun sebelum itu, Nerazzuri akan coba memberikan ruang dengan menyingkirkan Sanchez dan satu di antara Dzeko dan Correa," katanya dilansir dari Calciomercato.
"Kalau Inter tidak bisa melakukannya dan memilih mundur, maka akan datang klub-klub lain seperti AS Roma, AC Milan, dan Atletico Madrid. Tapi selama Inter tidak mundur, Dybala akan didapatkan," lanjutnya.
Jual atau Tidak Sama Sekali

Hal tersebut yang mendasari transfer Paulo Dybala ke Inter Milan berlarut-larut cukup lama. Sebab, Inter wajib membuang sejumlah pemain yang ada.
Walaupun demikian, Jurnalis Furio Focolari mengabarkan, Dybala sejauh ini tenang-tenang saja dengan masa depan dirinya di musim depan. Tenang di sini bisa saja dimaksudkan bahwa Inter akan berhasil menjual dua pemainnya, tetapi bisa juga berarti Dybala akan mendapatkan klub baru siapapun itu.
"Dybala saat ini tenang-tenang saja karena dia masih berbicara dengan [Giuseppe] Marotta (CEO Inter Milan). Yang pasti Dybala tidak akan dibiarkan tanpa tim," ungkapnya dilansir dari Calciomercato.
Waktu Mepet

Paulo Dybala kini dihadapkan pada waktu yang semakin mepet menuju bergulirnya Liga Italia musim 2022/23. Ia sudah lebih dari satu minggu tidak punya klub, yang berarti tidak mengikuti program latihan tim.
Sementara itu, sejumlah klub sudah mulai menggelar tur pramusim. Apabila Dybala bertaruh pada keputusan akhir Inter, ia akan mengorbankan banyak waktu dengan tidak menyetel dengan tim segera.
Padahal, sejumlah klub menaruh minat serius padanya. AS Roma dan Manchester United dikabarkan siap jadi perhentian baru pemain timnas Argentina itu.
Sumber: Calciomercato
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Ingin Bawa Mantan Pemain MU Ini ke AS Roma
Liga Italia 9 Juli 2022, 23:30
-
Nicolo Zaniolo adalah Hidup dan Mati AS Roma di Bursa Transfer
Liga Italia 9 Juli 2022, 23:17
-
Buffon: Juventus Cerdas Rekrut Angel Di Maria
Liga Italia 9 Juli 2022, 21:21
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR