Bola.net - Pelatih AC Milan, Filippo Inzaghi, mengaku tak habis pikir mengapa timnya bisa kembali kebobolan melalui set piece, tepatnya melalui sepak pojok.
Seperti yang diketahui, saat melawat ke markas Torino di giornata 18 Serie A 2014/15, Minggu (11/1), Milan hanya bisa bermain imbang 1-1. Mereka juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mattia De Sciglio diusir wasit. Rossoneri bisa unggul lebih dulu melalui penalti Jeremy Menez. Namun, heading Kamil Glik di menit 81 membuat kemenangan yang ada di depan mata sirna.
Gol Glik sendiri tercipta setelah memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Di laga sebelumnya, kala sua Sassuolo, Milan tumbang juga akibat gagal mengantisipasi corner lawan. Inzaghi pun meradang karena anak-anak asuhnya kembali kebobolan via set piece.
"Kami mestinya bisa mengatasi situasi dengan lebih baik saat 11 pemain melawan 11 pemain di atas lapangan. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga saat bermain dengan 10 pemain. Namun sekali lagi, kami kebobolan dari sepak pojok. Kami harus melakukan sesuatu tentang hal itu," gerutu Inzaghi pada Sky Sport Italia.
"Tentu saja susah bermain dengan 10 pemain saja selama 50 menit. Saya memasukkan Alex karena saya melihat kami kesulitan dalam duel udara. Namun setelah kami memasukkan pemain terbaik kami dalam urusan duel udara, kami langsung kebobolan dari corner," imbuhnya. [initial]
(sky/dim)
Seperti yang diketahui, saat melawat ke markas Torino di giornata 18 Serie A 2014/15, Minggu (11/1), Milan hanya bisa bermain imbang 1-1. Mereka juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mattia De Sciglio diusir wasit. Rossoneri bisa unggul lebih dulu melalui penalti Jeremy Menez. Namun, heading Kamil Glik di menit 81 membuat kemenangan yang ada di depan mata sirna.
Gol Glik sendiri tercipta setelah memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Di laga sebelumnya, kala sua Sassuolo, Milan tumbang juga akibat gagal mengantisipasi corner lawan. Inzaghi pun meradang karena anak-anak asuhnya kembali kebobolan via set piece.
"Kami mestinya bisa mengatasi situasi dengan lebih baik saat 11 pemain melawan 11 pemain di atas lapangan. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga saat bermain dengan 10 pemain. Namun sekali lagi, kami kebobolan dari sepak pojok. Kami harus melakukan sesuatu tentang hal itu," gerutu Inzaghi pada Sky Sport Italia.
"Tentu saja susah bermain dengan 10 pemain saja selama 50 menit. Saya memasukkan Alex karena saya melihat kami kesulitan dalam duel udara. Namun setelah kami memasukkan pemain terbaik kami dalam urusan duel udara, kami langsung kebobolan dari corner," imbuhnya. [initial]
Baca Juga:
- Review: Milan Nyaris Diinjak Torino
- Highlights Serie A: Torino 1-1 Milan
- Cerci dan Podolski di Stiker Panini
- Dibanding Gabung Madrid, De Sciglio Lebih Ingin Juara Bareng Milan
- Agen Bantah Destro Bakal ke Milan
- Inzaghi Beber Kondisi Terakhir Skuat Milan
- Inzaghi Tak Paham Mengapa Milan Lemah Dalam Set Pieces
- Inzaghi Waspadai Serangan Balik Torino
- Jumpa Torino, Inzaghi Wajibkan Tiga Poin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Direktur Torino: Cerci Adalah Pemain Malas
Liga Italia 11 Januari 2015, 14:36
-
Suso Jalani Tes Medis Pekan Ini di Milan
Liga Italia 11 Januari 2015, 12:02
-
Inzaghi: Milan Bermain Terlalu Dalam
Liga Eropa UEFA 11 Januari 2015, 11:36
-
Kembali Seri, Inzaghi Ogah Bicara Tiga Besar
Liga Italia 11 Januari 2015, 10:54
-
Inzaghi Pusing Milan Kembali Kebobolan Via Corner
Liga Italia 11 Januari 2015, 10:33
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR