
Bola.net - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, tak mau ambil pusing dengan klaim penalti timnya pada laga lawan Fiorentina. Pirlo mengaku tidak melihat insiden tersebut secara jelas.
Juventus berjumpa Fiorentina pada pekan ke-14 Serie A, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. Pada duel di Allianz Stadium itu, Juventus mengakui keunggulan La Viola dengan skor 3-0.
Fiorentina unggul cepat pada menit ke-3 lewat Dusan Vlahovic. Setelah itu, Juventus kehilangan Juan Cuadrado yang mendapat kartu merah pada menit ke-18.
Pada babak kedua, Juventus terus berupaya menyamakan kedudukan. Akan tetapi, Fiorentina mampu menambah dua gol ke gawang Juventus lewat bunuh diri Alex Sandro pada menit 76 dan aksi Martin Caceres pada menit 81.
Protes Penalti Pihak Juventus
Juventus sempat mengklaim dua penalti di laga melawan Fiorentina. Klaim tersebut diajukan atas insiden yang dialami Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi. Ada protes dari para pemain Juventus atas momen itu.
Bukan hanya di lapangan, Pavel Nedved yang berada di tribune juga ikut melakukan protes. Nedved merasa Juventus harusnya mendapat penalti. Tetapi, wasit bergeming dan tidak memberikan apa pun pada Juventus.
"Saya tidak melihatnya dengan jelas," ucap Andrea Pirlo kepada Sky Sports Italia.
"Kalau kartu merah yang didapat Juan Cuadrardo sangat celas. Mungkin ada insiden lain yang menguntungkan kami, tetapi saya tidak merasa harus memberikan komentar. Semua bisa melihat lewat rekaman," sambung pelatih 42 tahun.
Andrea Pirlo Salah Taktik?
Setelah kehilangan Cuadrado pada menit ke-18, Andrea Pirlo membuat beberapa penyesuaian. Danilo dimainkan menggantikan Aaron Ramsey. Lalu, Bernardeschi menggantikan Alvaro Morata di awal babak kedua.
“Kami tidak dapat benar-benar berbicara tentang taktik atau hal teknis ketika kalah dengan 10 orang setelah 10 menit. Kami melakukan apa yang kami bisa untuk tetap dalam permainan," kata Pirlo.
"Pelatih memberikan instruksi, tim pergi ke lapangan, bisa saja itu tidak 100 persen terjadi. Kami memberikan satu gol dan tidak bermain bagus pada babak pertama," papar Pirlo.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
- Pesan Pelatih Fiorentina untuk Andrea Pirlo: Selamat ya!
- Dikalahkan Fiorentina, Jiwa Pemain Juventus Sudah 'Berlibur' Duluan
- 5 Pelajaran Kekalahan Telak Juventus dari Fiorentina: Kekalahan Ganda Si Nyonya Tua
- Juan Cuadrado Dihujat Fans Juventus usai Kalah di Tangan Fiorentina: Dia Pantas Dipenjara!
- Man of the Match Juventus vs Fiorentina: Franck Ribery
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Striker Baru, Juventus Blusukan ke Skotlandia
Liga Italia 23 Desember 2020, 21:40
-
Termasuk Salah dan Neymar, Ini Starting Eleven Pesepak Bola Termahal Dunia pada 2020
Liga Champions 23 Desember 2020, 20:42
-
Ada Kesamaan Antara Dominic Calvert-Lewin dengan Ronaldo, Apa Itu?
Liga Inggris 23 Desember 2020, 19:48
-
Leonardo Bonucci Dihujat, Bos Juventus Pasang Badan
Liga Italia 23 Desember 2020, 18:20
-
Gak Ada Obat! Ini 5 Rekor yang Dipecahkan Cristiano Ronaldo Sepanjang Tahun 2020
Liga Spanyol 23 Desember 2020, 15:37
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR