Bola.net - - Giuseppe Moratta belum resmi jadi bagian Inter Milan, walau laporan terakhir menyatakan bahwa eks direktur Juventus itu tak lama lagi akan bergabung. Mantan presiden Nerazzurri, Massimo Moratti, sudah punya satu nama yang ia harapkan bisa dibajak Marotta.
Jabatan Marotta resmi lepas sejak akhir bulan Oktober lalu. Kabar tersebut jelas membuat banyak penggemar Juventus terkejut, sebab ia merupakan salah satu sosok dibalik kesuksesan klub merekrut pemain-pemain seperti Paulo Dybala hingga Cristiano Ronaldo.
Setelahnya, kabar mengenai kedekatan Marotta dengan Inter Milan terus muncul ke permukaan. Laporan terakhir menyebutkan bahwa pria berumur 61 tahun itu sudah bertemu dengan pemilik Inter, Suning, dan akan diangkat pada akhir bulan nanti.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Minta Chiesa
Rumor terakhir memang menyebut demikian, namun Marotta pun belum sepenuhnya resmi akan bergabung dengan Inter. Namun Moratti selaku mantan bagian penting Nerazzurri sudah berharap satu nama untuk didatangkan ke Giuseppe Meazza.
"Siapa yang seharusnya dia beli? Saya telah membaca tentang banyak sekali pemain muda Italia dan saya ingin pemain depan, berhubung kami sudah punya sosok berpengalaman," ujar Moratti kepada Sky.
"Chiesa, sebagai contohnya, sangatlah bertalenta," lanjutnya.
Soal Perekrutan Marotta
Moratti sendiri mengakui bahwa Marotta, walau besar di klub besar, akan memberi banyak bantuan bagi Inter Milan. Bahkan sebelumnya, Steven Zhang selaku presiden anyar sudah berdiskusi dengannya perihal keputusan memboyong Marotta.
"Saya pikir bila keputusan ini telah dibuat, itu karena dia bisa membantu klub. Kami berbicara soal seseorang dengan pengalaman dan pengetahuan sepak bola yang komplit. Dia akan sangat berguna untuk Inter," tambahnya.
"Sang presiden memberitahu saya soal itu dan saya memberikan opini, tetapi namanya sudah lebih dulu ada di benaknya," tandasnya.
Steven Zhang resmi menjadi presiden Inter Milan pada bulan Oktober lalu. Ia menggeser posisi pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir, setelah Suning Group mengakusisi sebagian sahamnya hingga tersisa 31 persen saja.
Saksikan Juga Video Ini
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, terus didesak publik untuk mundur dari jabatannya saat ini. Dalam video di bawah ini. terdapat lima alasan mengapa pria yang juga menjabat sebagai gubernur Sumatera Utara itu harus mundur versi warganet.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Sandro Buka Kesempatan Berkarir di Inggris
Liga Inggris 20 November 2018, 23:00
-
Tepis Spekulasi, Real Madrid Segera Perpanjang Kontrak Keylor Navas
Liga Spanyol 20 November 2018, 21:40
-
Paul Pogba Curhat Ingin Balik ke Juventus?
Liga Inggris 20 November 2018, 19:20
-
Juventus Pertimbangkan Boyong Marcus Rashford
Liga Inggris 20 November 2018, 17:20
-
Dybala: Kembalilah ke Argentina, Messi!
Bola Dunia Lainnya 20 November 2018, 07:30
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39





















KOMENTAR