
Bola.net - Juventus mulai bangkit setelah sempat tenggelam akibat skandal Calciopoli tahun 2006 silam. Bersama Antonio Conte, Juventus meraih hat-trick juara Serie A. Ketika Conte digantikan Massimiliano Allegri pun, prestasi mereka tidak menurun.
Di musim perdana bersama Allegri, Juventus bahkan sukses mempertahankan Scudetto Serie A dan juara Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Allegri bahkan membawa Juventus lolos ke final Liga Champions pertama mereka sejak 2003 sebelum dikalahkan Barcelona.
Juventus kembali mendominasi Italia dan mulai kembali ke jajaran elit Eropa. Menurut gelandang Juventus Claudio Marchisio, semua itu berkat Conte dan Allegri.
"Mereka berdua adalah pelatih berbeda, baik dari segi pendekatan maupun skema permainan. Allegri sudah menerima pekerjaan yang sulit dan menunjukkan kinerja hebat," kata Marchisio seperti dikutip Football Italia.
"Jika kami bisa sampai di final (Liga Champions), maka itu juga berkat Conte karena proses kebangkitan dimulai di bawah kepelatihannya. Allegri menumbuhkan keyakinan kami bahwa kami sanggup bersaing dengan tim-tim terkuat Eropa," pungkasnya.
Musim depan, Juventus akan kembali mencoba melanjutkan kiprah hebat di panggung elit Eropa. Juventus tergabung di Pot 1 untuk drawing fase grup bersama PSV, Zenit, PSG, Benfica, Bayern Munchen, Chelsea dan Barcelona. [initial]
(foti/gia)
Di musim perdana bersama Allegri, Juventus bahkan sukses mempertahankan Scudetto Serie A dan juara Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Allegri bahkan membawa Juventus lolos ke final Liga Champions pertama mereka sejak 2003 sebelum dikalahkan Barcelona.
Juventus kembali mendominasi Italia dan mulai kembali ke jajaran elit Eropa. Menurut gelandang Juventus Claudio Marchisio, semua itu berkat Conte dan Allegri.
"Mereka berdua adalah pelatih berbeda, baik dari segi pendekatan maupun skema permainan. Allegri sudah menerima pekerjaan yang sulit dan menunjukkan kinerja hebat," kata Marchisio seperti dikutip Football Italia.
"Jika kami bisa sampai di final (Liga Champions), maka itu juga berkat Conte karena proses kebangkitan dimulai di bawah kepelatihannya. Allegri menumbuhkan keyakinan kami bahwa kami sanggup bersaing dengan tim-tim terkuat Eropa," pungkasnya.
Musim depan, Juventus akan kembali mencoba melanjutkan kiprah hebat di panggung elit Eropa. Juventus tergabung di Pot 1 untuk drawing fase grup bersama PSV, Zenit, PSG, Benfica, Bayern Munchen, Chelsea dan Barcelona. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Khedira Akui Tak Kesulitan Buat Keputusan Gabung Juve
Liga Italia 11 Juni 2015, 22:43
-
Morata: Tahun Pertama Saya di Juve Tak Jelek
Liga Champions 11 Juni 2015, 20:28
-
Morata Masih Marah Dikalahkan Barcelona
Liga Champions 11 Juni 2015, 20:06
-
Diincar Dortmund, Morata Akui Lebih Pilih Juve
Liga Italia 11 Juni 2015, 19:34
-
Liga Italia 11 Juni 2015, 19:30

LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR