- Pelatih kawakan Italia, Fabio Capello, mengkritik gaya bermain AS Roma kala berjumpa AC Milan akhir pekan lalu. Capello secara sarkas menyebut Roma harus bermain dengan formasi 9-0-1 di laga itu.
Roma menjadi tamu bagi Milan pada pekan ke-3 Serie A, Sabtu (1/9/2019) yang lalu di San Siro. Roma memang datang dengan skema bermain bertahan dengan memakai tiga orang bek tengah dan dua gelandang bertahan.
Cara bermain tersebut mendapat kritik pedas dari Capello. Sebab, Roma dia nilai punya potensi meraih hasil lebih baik dengan pemain yang ada. Tapi, akhirnya Roma harus kalah dengan skor 2-1 dari Milan.
Federico Fazio sempat membawa Roma menyamakan skor menjadi 1-1 usai lebih dulu tertinggal dari Frack Kessie. Tapi, gol Patrick Cutrone di menit akhir laga membuat Serigala Ibukota harus terkapar di San Siro.
Roma Harusnya Pakai 9-0-1
Menurut Capello, Roma bisa bermain lebih menyerang. Sebab, Milan hanya memakai satu penyerang di depan. Tapi, pelatih Eusebio Di Francesco juga membuat pilihan mengejutkan dengan formasi bertahan. Capello pun kecewa.
"Sebelum gol Cutrone, kedudukan imbang dan Roma punya peluang menang. Harusnya mereka mengerti harus bermain dengan cara lain. Milan hanya memainkan satu penyerang dan mubazir memakai tiga pemain belakang," buka Capello.
"Apakah Anda ingin tahu formasi apa yang harusnya dipakai Roma? 9-0-1. Saya jelaskan, itu artinya sembilan orang harus memberikan 100 persen dan berlari saat bertahan dan menyerang," paparnya.
Ingin Roma Berbenah
Roma belum menunjukkan performa yang konsisten di awal musim. Dari tiga laga yang dimainkan, Edin Dzeko sekali menang, imbang dan kalah. Capello pun ingin klub yang pernah dilatihnya itu segera berbenah.
"Roma harus masuk ke lapangan dengan penuh percaya diri, gairah dan agresi serta menyadari potensi yang mereka miliki. Roma juga harus mengurangi resiko transisi, Anda kehilangan bola dan dalam situasi berbahaya," ucap Capello.
Video Asian Games 2018
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donnarumma Akui Serie A Tak Ramah Pemain Muda Lokal
Liga Italia 4 September 2018, 23:47
-
Kecam Roma, Capello: Mereka Harus Main dengan 9-0-1!
Liga Italia 4 September 2018, 21:41
-
Patrick Cutrone Masuk Radar Real Madrid
Liga Spanyol 4 September 2018, 14:15
-
Milan Siapkan Kontrak Baru untuk Suso dan Jack
Liga Italia 4 September 2018, 00:54
-
Misi Donnarumma: Bawa Milan dan Italia Kembali Berjaya
Liga Italia 3 September 2018, 16:53
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR