Bola.net - Kepindahan Zinedine Zidane dari Juventus ke Real Madrid pada tahun 2001 adalah salah satu transfer paling ikonik dalam sejarah. Namun, proses di baliknya ternyata dimulai dari sebuah momen yang sangat sederhana dan tak terduga.
Semuanya berawal dari sebuah tulisan tangan di atas selembar serbet. Sebuah pesan singkat dari Florentino Perez dalam sebuah jamuan makan malam menjadi pemicu segalanya.
Momen itu langsung menciptakan dilema besar dalam benak Zidane. Ia sadar bahwa saat itu adalah kesempatan sekali seumur hidup yang tidak akan datang dua kali.
Keputusan besar pun harus diambil dalam waktu singkat. Bertahan sebagai raja di Juventus, atau menyambut takdir baru sebagai seorang Galactico di Madrid.
Makan Malam yang Mengubah Sejarah
Semua drama ini bermula saat Zidane menghadiri sebuah acara makan malam di Munich. Di acara yang dihadiri puluhan orang itu, ia bertemu dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Tanpa basa-basi, Perez melakukan pendekatan yang sangat personal dan tidak biasa. Ia tidak mengajak bicara panjang lebar, melainkan hanya memberikan sebuah pesan singkat yang sangat jelas.
"Kami sedang berada di sebuah acara makan malam di Munich. Florentino ada di sana, dengan 30 atau 40 orang lainnya," kenang Zidane dilansir dari Festival dello Sport.
"Dia memberikan saya sebuah serbet dengan kata-kata tertulis di atasnya, menanyakan apakah saya ingin datang ke Real Madrid," ungkapnya.
Dilema: Sekarang atau Tidak Sama Sekali
Pesan singkat di serbet itu langsung menghantam pikiran Zidane. Ia seketika menyadari bahwa ini adalah momen penentuan dalam kariernya.
Tawaran dari Real Madrid bukanlah sesuatu yang bisa ia tunda atau negosiasikan nanti. Baginya, pilihannya hanya dua: menerima saat itu juga, atau ia akan selamanya bertahan di Juventus.
"Saya berpikir, antara saya pergi sekarang, atau saya akan tinggal di Juve selamanya," ujar Zidane.
Pondasi Kuat Bernama Juventus
Tentu saja, tawaran dari Real Madrid datang bukan tanpa alasan. Performa gemilangnya selama lima tahun bersama Juventus adalah magnet utama yang menarik perhatian Perez.
Di Turin, Zidane telah menjelma menjadi pemain dengan mentalitas juara yang luar biasa. Ia belajar bahwa kemenangan adalah satu-satunya hal yang berarti di klub sebesar Juventus.
"Saat saya datang dari Prancis, sepak bolanya hebat, tetapi tidak sehebat di Juve. Di sana saya jadi mengerti apa artinya kemenangan," katanya.
"Fakta bahwa kami harus melakukannya sepanjang waktu, bahkan saat tandang. Di Prancis, Anda bisa saja kalah saat tandang. Di Juve, tidak pernah," tegasnya.
Meninggalkan Rekan-Rekan Terbaik
Keputusan untuk pindah juga berarti ia harus meninggalkan rekan-rekan setim yang hebat. Salah satunya adalah Alessandro Del Piero, pemain yang ia anggap memiliki sesuatu yang spesial.
Kenangan bersama para pemain bintang di Juventus menjadi salah satu pertimbangan dalam dilema besarnya. Namun, pesona Real Madrid pada akhirnya terlalu kuat untuk ditolak.
"(Dia) sangat bagus, salah satu yang terkuat yang pernah Anda miliki di Italia," puji Zidane untuk Del Piero.
"Saya beruntung bisa bermain beberapa tahun dengannya, dan banyak pemain lain juga. Namun, Alex memiliki sesuatu yang spesial," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bremer Cedera Lutut! Begini Dampaknya bagi Juventus dan Siapa Penggantinya
Liga Italia 13 Oktober 2025, 21:27
-
Petaka untuk Juventus: Gleison Bremer Harus Jalani Operasi Lutut
Liga Italia 13 Oktober 2025, 20:45
-
Zinedine Zidane Diminta Pulang ke Juventus oleh Legenda Italia untuk Hidupkan Serie A
Liga Italia 13 Oktober 2025, 19:05
-
Kisah Serbet Ajaib: Detik-Detik yang Mengubah Takdir Zinedine Zidane
Liga Italia 13 Oktober 2025, 12:34
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:16
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 26 Januari 2026, 18:12
-
Gol Spektakuler Lamine Yamal Seperti dari Galaksi Lain!
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 17:44
-
Patrick Dorgu di Mata Bruno Fernandes Usai Man Utd Permalukan Arsenal: Ballon Dorgu
Liga Inggris 26 Januari 2026, 17:31
-
Faktor Lain di Balik Kebangkitan Man United, Harry Maguire Punya Jawabannya
Liga Inggris 26 Januari 2026, 17:14
-
Dua Laga, Dua Kemenangan Besar: Man United di Bawah Michael Carrick Bikin Terpukau!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 16:43
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24-27 Januari 2026
Liga Inggris 26 Januari 2026, 16:43
-
Dion Markx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Siapa Dia?
Bola Indonesia 26 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 26 Januari 2026, 16:39
-
Vinicius Junior, 500 Hari setelah Gagal Raih Ballon d'Or
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 16:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


























KOMENTAR