
Bola.net - Juventus datang ke laga derby melawan Torino dalam situasi yang serba tidak ideal. Sejumlah pemain inti mereka dilaporkan cedera, membuat persiapan jelang pekan terakhir Serie A ini berjalan jauh dari kata tenang.
Pertandingan yang akan digelar di Stadio Olimpico Grande Torino pada Senin (25/5/2026) tu jadi momen penentu. Pelatih Juventus kini dituntut mencari solusi cepat di tengah kondisi skuad yang menipis dan tekanan yang terus meningkat.
Masalahnya, ini bukan sekadar derby biasa. Hasil laga ini ikut menentukan nasib Juventus di papan atas klasemen, dengan tiket ke kompetisi Eropa masih belum sepenuhnya aman.
Pertaruhan Tiket Liga Champions

Kemenangan atas Torino menjadi target wajib jika Juventus ingin menjaga peluang ke Liga Champions. Tapi situasinya tidak sesederhana itu, karena hasil di laga lain masih bisa memengaruhi posisi mereka di klasemen akhir.
AC Milan dan AS Roma masih berada di atas atau setidaknya bersaing ketat di jalur yang sama. Artinya, meski Juventus menang, mereka belum tentu bisa bernapas lega.
Tekanan ini membuat laga derby terasa lebih berat dari biasanya. Kick-off dijadwalkan pukul 01.45 WIB, dan sejak awal atmosfernya sudah dipastikan bakal panas.
Bagi Juventus, ini benar-benar soal bertahan atau tersingkir dari perebutan tiket Eropa.
Badai Cedera Pemain Depan dan Opsi Strategi Darurat
Masalah terbesar Juventus datang dari lini depan. Kenan Yildiz dipastikan absen setelah mengalami cedera ketegangan otot betis, sebuah kehilangan yang cukup memukul kreativitas serangan tim.
Di sisi lain, kondisi Dusan Vlahovic juga masih belum jelas. Striker asal Serbia itu bermasalah dengan otot adduktor, dan tim medis masih berusaha keras memulihkannya tepat waktu.
Ada kemungkinan laga ini menjadi penampilan terakhir Vlahovic bersama Juventus, mengingat kontraknya akan berakhir pada 30 Juni. Situasi itu membuat kondisinya makin jadi sorotan.
Jika Vlahovic tidak bisa turun, Jonathan David disiapkan sebagai ujung tombak utama. Ia kemungkinan akan didukung Jeremie Boga dan Francisco Conceicao di sektor sayap untuk mengisi lini depan darurat.
Masalah tidak berhenti di sana. Di lini belakang, Gleison Bremer harus absen karena sanksi, sehingga Federico Gatti disiapkan sebagai pengganti.
Sementara di tengah, kondisi Khephren Thuram juga belum sepenuhnya fit. Semua ketidakpastian ini membuat Juventus harus berjalan di atas garis tipis pada laga penentuan nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Dusan Vlahovic Masuk Radar Real Madrid, Juventus Hadapi Situasi Sulit
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:26
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR