
Bola.net - Lautaro Martinez mengungkapkan bahwa kepindahannya ke Inter Milan pada 2018 telah mengubah hidupnya. Menurut striker 28 tahun Argentina itu, keputusan meninggalkan Racing Club merupakan titik balik dalam perjalanan karier profesionalnya.
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri Gran Gala del Calcio, di mana namanya masuk dalam Best XI Serie A 2024/25. Selain itu, Lautaro Martinez menegaskan rasa bangganya mengenakan ban kapten Inter, posisi yang membuatnya terpacu untuk terus berkembang.
Musim ini, meski awalnya tampil kurang meyakinkan, Lautaro Martinez kembali menjadi elemen penting dalam sistem Cristian Chivu. Dua golnya ke gawang Pisa akhir pekan lalu tak hanya mengantar Inter menang 2-0, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai top skor klub sekaligus pemuncak daftar pencetak gol Serie A.
Perubahan Lautaro Martinez Besar sejak Bergabung dengan Inter

Lautaro Martinez menegaskan bahwa hijrahnya dari Racing Club ke Inter Milan tujuh tahun lalu menjadi titik balik hidupnya. “Menjadi kapten Inter adalah sebuah kehormatan,” ujarnya. “Bergabung dengan klub ini mengubah hidup saya.”
Ia juga menjelaskan filosofi kerjanya yang sederhana tetapi fundamental bagi perkembangannya. “Saya mencoba berkembang setiap hari dan belajar dari rekan-rekan satu tim saya.”
Musim lalu, sang striker masuk dalam Best XI Serie A setelah mencetak 12 gol dalam 31 pertandingan liga. Performanya memang sempat naik turun, tetapi kontribusinya dalam permainan Inter tetap vital di berbagai fase kompetisi.
Lautaro Martinez menyadari bahwa sepak bola menuntut pemain untuk tak pernah puas. “Selalu ada ruang untuk berkembang: hasil, performa, sikap—semuanya.”
Ambisi besar itu kembali ia tegaskan. “Kami bekerja setiap hari dengan satu tujuan,” ucapnya. “Kami ingin membawa Inter setinggi mungkin.”
Peran Penting Lautaro Martinez, Jadwal Padat Inter, dan Peluang Rotasi

Inter Milan kini memasuki periode jadwal padat, termasuk laga Coppa Italia kontra Venezia. Dengan beban menit bermain yang tinggi—Lautaro Martinez menjadi starter di 12 dari 13 laga Serie A musim ini—Cristian Chivu diperkirakan memberi sang kapten kesempatan untuk beristirahat.
Dalam laga Coppa Italia tersebut, Francesco Pio Esposito diyakini akan dipasangkan dengan Marcus Thuram sejak menit awal. Sementara itu, Ange-Yoan Bonny diragukan tampil akibat mengalami cedera ringan.
Keputusan rotasi itu semakin masuk akal mengingat Inter akan menghadapi duel melawan Como di Serie A pada akhir pekan. Tidak ada alasan bagi Chivu untuk mengambil risiko dengan memainkan pemain-pemain kunci dalam pertandingan yang tingkat urgensinya lebih rendah.
Bagi Lautaro Martinez, jeda sejenak mungkin justru menjadi momen ideal untuk memulihkan tenaga dan kembali tampil maksimal di Serie A. Dengan konsistensinya musim ini, sang kapten bukan hanya menjadi mesin gol, tetapi juga simbol mentalitas baru Inter.
Sumber: TMW, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Massimiliano Allegri Didenda dan Diskors: Imbas Drama Panas Milan vs Lazio di San Siro
- Aksi Heroik Leo Navacchio: Dari 'Triple Save' hingga Jadi Bintang BRI Super League
- Kisah Humanis Laura Woods: Detik Menegangkan di Laga Timnas Wanita Inggris yang Menggetarkan Hati Pemirsa
- Tudingan Nepotisme pada Robin van Persie: Debut Eredivisie sang Anak Tuai Pujian dan Kontroversi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Hadapi Dua Kendala Besar dalam Memburu Guglielmo Vicario
Liga Italia 3 Desember 2025, 15:07
-
Lautaro Martinez dan Transformasi Hidupnya: Pengakuan Jujur sang Kapten Inter Milan
Liga Italia 3 Desember 2025, 14:50
-
Lautaro Martinez: Sang Kapten yang Tak Pernah Setengah Hati untuk Inter Milan
Liga Italia 3 Desember 2025, 14:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR