
Bola.net - Striker Inter Milan Romelu Lukaku mengaku ia sangat senang akhirnya bisa bekerja di bawah asuhan Antonio Conte.
Pelatih berusia 50 tahun itu menang sudah lama sekali mengincar servis Lukaku. Ia pernah menginginkannya saat masih di Juventus, tepatnya sekitar tahun 2013 silam.
Conte juga sempat mengejarnya ketika ia menangani Chelsea. Ia ingin Lukaku menggantikan Diego Costa.
Sayangnya saat itu Lukaku malah melewatkan kesempatan itu. Ia justru memilih gabung dengan Jose Mourinho di Manchester United.
Pada musim 2019-20 ini, keduanya akhirnya berjodoh. Setelah berusaha dengan ngotot, Inter akhirnya sukses mendatangkan Lukaku dari MU.
Kelegaan Lukaku
Lukaku akhirnya mengaku merasa senang bisa bermain di bawah asuhan Conte. Hal tersebut ia ungkapkan setelah mencetak satu gol dan satu assist bagi timnas Belgia saat melawan Skotlandia.
"Akhirnya saya bekerja dengan Conte, seorang Pelatih yang sudah lama menginginkan saya," serunya usai laga seperti dilansir Football Italia.
“Nerazzurri memiliki grup yang bagus, sama seperti di tim nasional ini. Saya mencetak gol yang bagus dan kami sangat berbahaya saat melakukan serangan balik," ujar Lukaku.
"Penting bahwa tim bermain seperti ini. Kami menunjukkan konsentrasi dan intensitas, dan kami mencetak beberapa gol bagus," ucapnya.
Soal Rasisme
Striker berusia 26 tahun ini sebelumnya sempat mengalami pelecehan rasial di markas klub Cagliari. Saat itu ada sekelompok fans lawan yang menirukan suara monyet ketika ia akan mengeksekusi penalti.
Lukaku mengaku ia kecewa dengan adanya aksi tersebut. Ia lantas menuding aksi seperti itu terjadi karena otoritas Serie A mendiamkannya saja.
Striker kidal ini kemudian ditanya terkait aksi tersebut. "Saya hanya mengatakan beberapa kata saja, tapi kata-kata itu sangat kuat. Semua orang memahaminya," jawabnya.
"Serie sudah bergerak. Saya harap UEFA dan FIFA yang berikutnya ikut bergerak," ujarnya penuh harap.
Romelu Lukaku saat ini sudah bermain sebanyak dua kali bagi Inter Milan. Ia juga sudah menyumbangkan dua gol.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Lukaku Diyakini Bisa Cetak Gol Lebih Banyak dari Ronaldo
- Bos Belgia Klaim Lukaku Temukan Kebahagiaan yang Hakiki di Inter Milan
- Rasa Kagum Bomber Inter Milan pada Romelu Lukaku
- Bos Belgia Yakin Lukaku Tak Akan Terpengaruh dengan Aksi Rasisme
- Aksi Rasisme Bisa Hilangkan Minat Para Pemain Terbaik Dunia Gabung Chelsea Atau MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Leganya Lukaku Setelah Bisa Bekerja di Bawah Asuhan Conte
Liga Italia 10 September 2019, 17:01
-
Pujian Setinggi Langit, Conte Disebut Sebagai Messi-nya Pelatih
Liga Italia 8 September 2019, 22:37
-
Pakai 3-4-4, Inter Milan Punya 'Trio BBC' di Lini Belakang
Liga Italia 6 September 2019, 09:58
-
Zambrotta: Conte Perlu Diberi Waktu di Inter
Liga Italia 4 September 2019, 07:06
-
Inter Milan Umumkan Skuat untuk Liga Champions 2019/20
Liga Champions 4 September 2019, 03:41
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR