Bola.net - Salah seorang legenda AC Milan, Pierino Prati memberikan kritik terhadap pemilihan pemain yang dilakukan oleh pelatih Filippo Inzaghi. Secara khusus, Prati mempertanyakan keputusan Inzaghi untuk memainkan Jeremy Menez sebagai striker.
Pemain asal Prancis ini sejatinya merupakan winger kanan, namun oleh Inzaghi kerap diposisikan sebagai penyerang false nine menyusul minimnya bomber berkualitas yang dimiliki Rossoneri. Secara statistik, Menez tampil lumayan dengan menjadi topskor Milan berkat torehan sembilan gol dalam 19 laga.
Meski demikian, Prati menganggap bahwa Menez bukanlah pemain yang ideal untuk menempati posisi tersebut. Ia menilai bahwa Milan butuh seorang penyerang sejati untuk menadi ujung tombak.
"Milan butuh penyerang handal di lini depan, nomor sembilan sejati. Penting bagi mereka untuk punya striker yang bisa menahan bola dengan kekuatan fisik, meski umpan yang diterima tidaklah bagus. Dalam karir Menez, ia tidak punya catatan mencetak gol yang gemilang," ungkap Prati seperti dilansir Milannews.
"Musim ini ia mencetak banyak gol karena terbantu penalti, dan secara umum ia lebih sering dioptimalkan dalam skema serangan balik karena punya kecepatan. Taktik itu akan bekerja menghadapi tim besar, namun saat melawan tim kecil yang tampil defensif, Menez tak mampu mengeksploitasi pertahanan lawan."[initial]
(mn/mri)
Pemain asal Prancis ini sejatinya merupakan winger kanan, namun oleh Inzaghi kerap diposisikan sebagai penyerang false nine menyusul minimnya bomber berkualitas yang dimiliki Rossoneri. Secara statistik, Menez tampil lumayan dengan menjadi topskor Milan berkat torehan sembilan gol dalam 19 laga.
Meski demikian, Prati menganggap bahwa Menez bukanlah pemain yang ideal untuk menempati posisi tersebut. Ia menilai bahwa Milan butuh seorang penyerang sejati untuk menadi ujung tombak.
"Milan butuh penyerang handal di lini depan, nomor sembilan sejati. Penting bagi mereka untuk punya striker yang bisa menahan bola dengan kekuatan fisik, meski umpan yang diterima tidaklah bagus. Dalam karir Menez, ia tidak punya catatan mencetak gol yang gemilang," ungkap Prati seperti dilansir Milannews.
"Musim ini ia mencetak banyak gol karena terbantu penalti, dan secara umum ia lebih sering dioptimalkan dalam skema serangan balik karena punya kecepatan. Taktik itu akan bekerja menghadapi tim besar, namun saat melawan tim kecil yang tampil defensif, Menez tak mampu mengeksploitasi pertahanan lawan."[initial]
Baca Juga
- 'Dulu, Tim Lawan Takut Dibantai Milan Saat Tampil di San Siro'
- Prati: Milan Kini Terlihat Enggan Untuk Menang
- Boban: Milan Tim Medioker Yang Tak Bersemangat
- Montolivo: Target Milan Lolos Liga Champions Tidak Realistis
- Milan Relakan Niang Demi Santon?
- Gattuso: Seedorf Masih Murka Pada Milan
- Cerci Akui Tolak Inter Demi Milan
- Galliani Gusar Lihat Roma Diuntungkan 'Gol Hantu'
- Tambal Sisi Kiri, Milan Bidik Fullback River Plate
- Agen Benarkan Minat Milan Pada Schone
- Tersia-sia di Milan, Empoli Ingin Selamatkan Saponara
- Niang Akui Capai Kata Sepakat Dengan Wenger
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Preview: Lazio vs Milan, Teror di Sarang Elang
Liga Italia 23 Januari 2015, 17:29
-
Legenda Milan Minta Inzaghi Berhenti Pasang Menez Sebagai Striker
Liga Italia 23 Januari 2015, 16:36
-
Liga Italia 23 Januari 2015, 15:44

-
Birsa Paling Akrab Dengan Pergantian
Liga Italia 23 Januari 2015, 15:41
-
Milan Resmi Lepas Niang ke Genoa
Liga Italia 23 Januari 2015, 12:37
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR