Bola.net - San Siro yang biasanya menggema dengan semangat tifosi AC Milan berubah menjadi sunyi tadi malam. Rossoneri harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor tipis 0-1 pada pekan ke-33 Serie A 2024/2025. Sebuah kekalahan yang menyakitkan di kandang sendiri, padahal mereka sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan selepas jeda.
Sergio Conceicao tetap mempercayakan formasi 3-4-3 yang pekan lalu membuahkan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Udinese. Namun, formula tersebut gagal memberikan hasil serupa kali ini. Ederson menjadi pembeda lewat gol tunggalnya di menit ke-62.
Milan memang memulai babak kedua dengan antusiasme tinggi. Akan tetapi, seperti kisah lama yang terulang, penyelesaian akhir dan koordinasi di momen-momen krusial justru jadi titik lemah. Beberapa pemain tampil di bawah ekspektasi.
Dinding Belakang yang Retak

Mike Maignan hampir tak diuji sepanjang babak pertama. Atalanta hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga dan sang kiper sukses menggagalkan salah satunya dari Ademola Lookman di akhir pertandingan.
Fikayo Tomori tampil solid dengan sejumlah sapuan penting dan ikut membantu serangan ketika dibutuhkan. Dia menunjukkan intensitas tinggi dan semangat juang yang tak pernah padam.
Matteo Gabbia juga cukup mampu mengimbangi duel fisik, terutama saat menghadapi Mateo Retegui. Meski terlibat dalam situasi terciptanya gol, dia tetap mencatat beberapa blok krusial yang layak diapresiasi.
Tengah Tumpul, Ide Mandek

Alex Jimenez tampil dengan dualisme. Dia aktif membantu serangan, tetapi sering kalah dalam duel melawan Lookman, terutama di babak pertama. Perbaikan di paruh kedua tak cukup menyelamatkannya dari catatan performa yang biasa saja.
Youssouf Fofana memberikan energi dan dinamika di lini tengah. Dia rajin memotong aliran bola dan membawa bola ke depan dengan percaya diri. Sayangnya, di momen-momen penentu, akurasinya mulai menurun dan peluang pun terbuang.
Tijjani Reijnders terlihat ragu dalam banyak kesempatan. Dia seperti enggan mengambil keputusan penting dan kerap memaksakan dribel ketimbang melepaskan tembakan. Umpan bagus ke Rafael Leao di babak pertama tak cukup menutupi penampilannya yang setengah hati.
Sayap yang Tak Lagi Tajam

Theo Hernandez tetap jadi motor serangan dari sisi kiri. Dia bermain konsisten di kedua fase permainan dan menunjukkan determinasi hingga menit akhir. Kepemimpinan dan semangatnya patut dipuji meski tim kalah.
Christian Pulisic hanya terlihat sebentar di awal babak kedua. Sisanya, dia nyaris tak memberi dampak berarti, bahkan eksekusi bola matinya tak sesuai standar yang biasa dia tunjukkan.
Luka Jovic sempat punya peluang emas menjelang akhir babak pertama. Sayangnya, penyelesaiannya buruk dan itu menjadi penyesalan besar karena Milan kesulitan menciptakan peluang serupa di babak kedua.
Leao: Janji yang Tak Tuntas

Rafael Leao seharusnya bisa mengubah arah pertandingan di babak pertama. Dia menerima umpan sempurna dari Reijnders, tetapi penyelesaiannya mengecewakan. Itu adalah momen penentu yang gagal dimaksimalkan.
Kegagalan itu seolah menguras rasa percaya dirinya. Di babak kedua, dia tak lagi seagresif biasanya dan lebih banyak kehilangan bola. Saat Milan butuh pahlawan, Leao justru tak hadir dalam bentuk terbaiknya.
Kekalahan ini cukup menyakitkan. Peluang yang terbuang, keputusan yang salah, dan ritme yang tak kunjung stabil membuat mereka kehilangan poin di kandang. Rossoneri harus segera bangkit, sebelum segalanya terlambat.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kekalahan AC Milan Dari Atalanta Itu Sulit Dijelaskan
Liga Italia 21 April 2025, 20:41
-
Paus Fransiskus Tutup Usia, Klub-klub Serie A Ikut Berduka
Liga Italia 21 April 2025, 18:07
-
Ketika AC Milan Terkapar dan Kekecewaan Tak Terelakkan
Liga Italia 21 April 2025, 14:58
-
Liga Italia 21 April 2025, 13:31

-
Kalah dari Atalanta, Apa Kata Pelatih Milan?
Liga Italia 21 April 2025, 12:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Club Brugge vs Atletico Madrid: Drama 6 Gol, Tak Ada Pemenang di Belgia
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:18
-
Hasil Wolves vs Arsenal: The Gunners Terpeleset dalam Drama Injury Time
Liga Inggris 19 Februari 2026, 05:13
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Brace Patrik Schick Bungkam Tuan Rumah
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:10
-
Hasil Bodo/Glimt vs Inter: Kalah Telak, Aspmyra Jadi Mimpi Buruk Nerazzurri
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:04
-
Hasil Milan vs Como: Blunder Maignan Jadi Awal Petaka, Rossoneri Gagal Amankan Tiga Poin
Liga Italia 19 Februari 2026, 05:01
-
Prediksi Eks Liverpool Soal Masa Depan Arne Slot di Anfield, Didepak Atau Dipertahankan?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:52
-
Hasil Al Nassr vs Arkadag: Menang Tipis 1-0, Al Nassr ke Perempat Final
Asia 19 Februari 2026, 03:34
-
Manchester United Sudah Putuskan Nasib Jadon Sancho, Dipertahankan Atau Dilepas?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:24
-
Hasil Qarabag vs Newcastle: The Magpies Pesta Gol di Azerbaijan
Liga Champions 19 Februari 2026, 02:58
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR