Bola.net - Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, menegaskan bahwa hubungannya dengan Massimo Moratti tak pernah berada dalam masalah alias baik-baik saja.
Mancini membesut Inter untuk pertama kalinya pada tahun 2004 silam. Ia kemudian angkat kaki pada tahun 2008 setelah Moratti dikabarkan mulai kecewa kepadanya karena gagal membawa Nerrazurri berprestasi di Liga Champions.
Namun, Mancini mengatakan bahwa hubungannya dengan Moratti selama ini baik-baik saja. Bahkan, Moratti juga disebutnya turut membujuknya untuk kembali menangani Inter pada November kemarin.
"Pada suatu pagi, setelah dihubungi oleh Erick Thohir, saya dihubungi oleh Moratti. Saya bertanya kepadanya, apa Anda yakin saya mesti mencoba lagi? Ia mengatakan: tentu saja!" tutur Mancini pada Corriere della Sera.
"Hubungan saya dengan Moratti tak pernah bermasalah. Saya pergi setelah memenangkan banyak trofi, Moratti kemudian terus memenangkan banyak trofi. Dan pada akhirnya kami semua bahagia. Kami selalu menghubungi satu sama lain setiap Natal. Inter memiliki dua presiden, dan Moratti menghubungi saya seperti yang ia lakukan sebelumnya. Hanya Paolo Mantovani yang lebih menyayangi para pemainnya sendiri ketimbang Moratti," tutur pelatih 50 tahun tersebut. [initial]
(cor/dim)
Mancini membesut Inter untuk pertama kalinya pada tahun 2004 silam. Ia kemudian angkat kaki pada tahun 2008 setelah Moratti dikabarkan mulai kecewa kepadanya karena gagal membawa Nerrazurri berprestasi di Liga Champions.
Namun, Mancini mengatakan bahwa hubungannya dengan Moratti selama ini baik-baik saja. Bahkan, Moratti juga disebutnya turut membujuknya untuk kembali menangani Inter pada November kemarin.
"Pada suatu pagi, setelah dihubungi oleh Erick Thohir, saya dihubungi oleh Moratti. Saya bertanya kepadanya, apa Anda yakin saya mesti mencoba lagi? Ia mengatakan: tentu saja!" tutur Mancini pada Corriere della Sera.
"Hubungan saya dengan Moratti tak pernah bermasalah. Saya pergi setelah memenangkan banyak trofi, Moratti kemudian terus memenangkan banyak trofi. Dan pada akhirnya kami semua bahagia. Kami selalu menghubungi satu sama lain setiap Natal. Inter memiliki dua presiden, dan Moratti menghubungi saya seperti yang ia lakukan sebelumnya. Hanya Paolo Mantovani yang lebih menyayangi para pemainnya sendiri ketimbang Moratti," tutur pelatih 50 tahun tersebut. [initial]
Baca Juga:
- Mancini Sempat Ragu Kembali ke Inter
- Mancini: Musim Depan, Scudetto!
- Mancini: Balotelli Bisa Berakhir Seperti Adriano
- Mancini: Balotelli Semakin Lemah
- Shaqiri Tak Sabar Jalani Debut di Inter
- Mancini Sebut Balotelli Bocah Yang Penurut
- Inilah Alasan Shaqiri Tinggalkan Bayern
- Shaqiri Tolak Banyak Klub Demi Inter
- Usai 'Dihajar' Andreolli, Mancini Kembali Ditumbangkan Kuzmanovic
- Zanetti Minta Inter Fokus Bangun Tim Bersama Mancini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lazio Harus Relakan Felipe Anderson
Liga Italia 15 Januari 2015, 22:29
-
Palermo Akui Man United Ingin Datangkan Paulo Dybala
Liga Italia 15 Januari 2015, 18:49
-
Roma Tunggu Tawaran Fantastis United Untuk Strootman
Liga Italia 15 Januari 2015, 18:02
-
Wanda Nara Pamer Foto Hamil Sambil Nyaris Bugil
Open Play 15 Januari 2015, 16:09
-
Juve & Roma Siap Akhiri Mimpi Buruk Falcao
Liga Inggris 15 Januari 2015, 15:50
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR