
Bola.net - AC Milan harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari Lazio pada babak 16 besar Coppa Italia 2025/2026, Jumat (05/12/2025) dini hari WIB. Laga yang digelar di Stadio Olimpico itu berjalan ketat sejak awal, namun Rossoneri gagal mempertahankan momentum positif usai kemenangan di Serie A. Kekalahan ini terasa makin pahit karena Milan sebelumnya mengalahkan lawan yang sama di San Siro.
Pertandingan berlangsung seimbang, tetapi Lazio tampil lebih efektif di menit-menit krusial. Mattia Zaccagni menjadi pembeda lewat gol sundulan pada menit ke-80, memanfaatkan umpan sepak pojok dari Nuno Tavares. Gol tersebut memecah kebuntuan setelah kedua tim sama-sama membuang peluang penting sepanjang laga.
Namun proses terjadinya gol itu tidak lepas dari kontroversi. Milan memprotes karena bola sebelumnya dianggap keluar dan seharusnya menghasilkan tendangan gawang. Meski begitu, wasit tetap memberikan sepak pojok yang akhirnya berujung gol penentu untuk Biancocelesti.
Kekalahan tersebut sekaligus mengubur harapan Milan melaju lebih jauh di Coppa Italia musim ini. Bagi tim asuhan Massimiliano Allegri, hasil ini menjadi sinyal bahwa konsistensi masih harus dikejar, terutama ketika memasuki periode padat menuju Supercoppa Italiana.
Allegri: Milan Harus Marah!

Massimiliano Allegri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya tersingkir dari Coppa Italia. Pelatih asal Italia itu menilai kekalahan ini harus menjadi pemantik amarah bagi para pemain, sebuah energi yang menurutnya penting untuk bangkit.
Ia menegaskan bahwa sikap tidak puas adalah bagian dari mental juara yang wajib dimiliki skuad Milan. Allegri juga menambahkan, sekarang timnya juga harus fokus mempersiapkan diri menuju laga berikutnya.
"Kita seharusnya marah: ketika kita kalah dan tersingkir, kita seharusnya kecewa. Di sisi lain, kita harus menatap ke depan; ada Torino dan Sassuolo sebelum Supercoppa Italiana di Arab Saudi," ujarnya pada Sportmediaset, dikutip dari SempreMilan.
Pekerjaan Rumah AC Milan Dijegal Lazio

Kekalahan dari Lazio memperlihatkan beberapa kelemahan yang harus segera dibenahi Milan. Salah satunya adalah koordinasi di lini pertahanan, terutama dalam situasi bola mati. Allegri menyoroti bagaimana timnya kembali kecolongan lewat skema sederhana, sesuatu yang semestinya bisa diantisipasi dengan organisasi yang lebih rapi.
Di sisi lain, efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah besar. Milan menciptakan peluang, tetapi gagal memanfaatkannya dengan baik. Allegri ingin para pemain lebih tenang dan tajam di depan gawang, terutama saat menghadapi pertandingan-pertandingan penting yang membutuhkan efisiensi maksimal.
"Kami seharusnya bisa bertahan lebih baik saat kebobolan. Kami mengendalikan permainan dan melewatkan tiga atau empat peluang mudah: kami memberikan tendangan bebas, tendangan sudut, dan kemudian kebobolan," keluhnya.
"Itu terjadi saat melawan Cremonese dan Pisa: situasinya menjadi berbahaya dan kami perlu meningkatkan diri…” tegas Allegri.
Klasemen Liga Italia
(SempreMilan)
Baca Juga:
- Hasil Lazio vs Milan: Kalah Tipis, Rossoneri Tersingkir dari Coppa Italia 2025/2026
- Man of the Match Lazio vs AC Milan: Mattia Zaccagni
- Rapor Pemain AC Milan vs Lazio: Banyak yang Kedodoran di Olimpico, Maignan Tetap Jago
- Jadwal Coppa Italia 2025/2026
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Performa Menurun Jadi Sorotan, Agen Santiago Gimenez Bongkar Fakta Soal Isu Kliennya Bakal Hengkang dari AC Milan
- Sengitnya Persaingan Perebutan Gelar Scudetto Serie A: 4 Raksasa Saling Sikut, Siapa yang Bakal Tersisa di Garis Akhir?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Santiago Gimenez Beri Kepastian Soal Masa Depan Putranya di AC Milan
Liga Italia 5 Desember 2025, 16:04
-
AC Milan Cari Bek Baru Januari 2026, Muncul Nama Mengejutkan dari Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Desember 2025, 15:28
LATEST UPDATE
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Dewa United vs Manila Digger 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 20:58
-
Live Streaming PSG vs Chelsea - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:52
-
Live Streaming Madrid vs Man City - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:48
-
Tempat Menonton Bayer Leverkusen vs Arsenal di Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:00
-
Igor Tudor Belum Dipecat Tottenham Meski Dipermalukan Atletico Madrid
Liga Champions 11 Maret 2026, 19:32
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41
























KOMENTAR