Sengitnya Persaingan Perebutan Gelar Scudetto Serie A: 4 Raksasa Saling Sikut, Siapa yang Bakal Tersisa di Garis Akhir?

Bola.net - Serie A 2025/2026 belum genap berjalan setengah musim. Namun sejauh ini kompetisi itu menyuguhkan persaingan yang sangat menarik.
Sebab ada empat tim yang kini berlari berdampingan di jalur terdepan untuk memperebutkan scudetto. Keempat kuda pacu itu adalah AC Milan, Napoli, Inter Milan, dan AS Roma.
Tiga tim pertama adalah raksasa yang kerap bersaing di papan atas klasemen Liga Italia dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu Roma menunjukkan kebangkitannya pada musim ini.
Saat ini selisih poin di antara empat tim itu sangat tipis. Hanya ada satu angka saja yang memisahkan mereka.
Berikut ulasan mengenai persaingan empat tim tersebut.
AC Milan - Stabil, Efektif, dan Masih Sulit Ditumbangkan

13 pertandingan, 8 menang, 4 seri, 1 kalah – 28 poin
AC Milan jadi tim yang paling sedikit menelan kekalahan di antara pesaing lainnya. Rossoneri mengandalkan permainan yang cukup stabil dan kemampuan menjaga momentum, meski belum sempurna.
Pertahanan yang kini lebih terstruktur dan kontribusi besar Rafael Leao membuat Milan sering terlihat nyaman dalam ritme pertandingan panjang. Hal ini tak lepas dari polesan tangan dingin seorang Massimiliano Allegri.
Inkonsistensi kecil masih muncul, khususnya ketika berhadapan dengan musuh yang di atas kertas kualitasnya di bawah mereka. Bagusnya Milan, mereka kerap bisa meraih poin penuh meski tak tampil dalam kondisi terbaik dalam laga-laga besar.
Contohnya saja di laga lawan Napoli, Inter Milan dan Lazio. Dalam balapan ini, Milan adalah kuda pacu yang paling jarang goyah.
Napoli - Pesona Sang Juara Bertahan

13 pertandingan, 9 menang, 1 seri, 3 kalah – 28 poin
Napoli adalah sang juara bertahan Serie A. Musim lalu mereka merengkuh Scudetto dengan mengemas 82 poin, unggul satu angka dari Inter Milan.
Kesuksesan menjadi juara itu tak lepas dari polesan seorang Antonio Conte. Musim ini, Napoli agak sedikit goyah meski sudah mendatangkan amunisi-amunisi tambahan yang berkelas.
Tiga kekalahan memang menunjukkan sisi rapuh mereka. Akan tetapi secara keseluruhan Napoli selalu punya kemampuan melesat kapan saja.
Mereka sudah punya 9 kemenangan, terbanyak bersama Inter dan Roma. Ini adalah sebuah bukti bahwa Napoli sangat siap mempertahankan gelar juaranya.
Inter Milan ? Tim Paling Tajam, Tapi Rapuh

13 pertandingan, 9 menang, 0 seri, 4 kalah – 27 poin
Inter menjadi satu-satunya tim yang belum bermain imbang musim ini, sebuah statistik yang menunjukkan betapa agresifnya anak-anak Cristian Chivu. Mereka bermain untuk menang, apa pun risikonya.
Hasilnya: Inter punya 9 kemenangan, tapi juga 4 kekalahan yang menggerus poin mereka. Mesin Inter tetap menakutkan, tetapi keberanian mereka maju habis-habisan kadang membuat pertahanan terbuka. Namun dalam perebutan gelar, mentalitas “menyerang atau mati” seperti ini justru bisa menjadi pembeda.
Inter sendiri merupakan tim paling subur di antara tim penghuni empat besar lainnya, dengan koleksi 28 gol. Sayangnya lini belakang mereka rapuh, sudah kebobolan 13 gol, paling banyak di antara tim top four lainnya.
Inter sekarang memang masih dalam fase adaptasi dengan Chivu. Namun mereka masih siap melanjutkan perjuangan musim lalu untuk meraih Scudetto.
AS Roma - Mengintai dari Bayangan, Tapi Sama Berbahayanya

13 pertandingan, 9 menang, 0 seri, 4 kalah – 27 poin
AS Roma tampil dengan wajah baru pada musim ini. Mereka menunjuk pelatih anyar yakni Gian Piero Gasperini.
Roma langsung menjalani awal musim yang sangat agresif. Sama seperti Inter, mereka tidak mengenal hasil imbang. Ketika on-fire, Roma terlihat seperti penantang serius, dengan lini depan yang efektif dan pressing yang terstruktur.
Namun mereka masih punya kelemahan. Roma tak berkutik ketika melawan tim besar Inter Milan, AC Milan, dan Napoli.
Meski begitu, 9 kemenangan dari 13 laga plus tim dengan pertahanan paling solid di liga sejauh ini membuat Roma tidak boleh dianggap remeh. Mereka adalah kuda pacu yang bisa datang dari belakang dan menyodok di waktu yang tepat.
Persaingan yang Mustahil Diprediksi

Empat tim, selisih hanya satu poin, dan tidak ada yang dominan. Milan dan Napoli sama-sama memimpin dengan 28 poin, sementara Inter dan Roma menguntit ketat dengan 27 poin.
Tidak ada margin aman. Tidak ada zona nyaman.
Setiap pekan terasa seperti final kecil yang bisa menyingkirkan satu kandidat dari balapan. Jadwal berat di paruh kedua musim bakal menentukan siapa yang tersungkur dan siapa yang melesat menuju garis akhir.
Klasemen Serie A
Baca Juga:
- AC Milan Adalah Rumah yang Tepat Bagi Rafael Leao Saat Ini
- AC Milan Punya Alasan Kuat Mengejar Scudetto: Mengapa Bintang Kedua Bukan Lagi Sekadar Mimpi
- Beruntungnya AC Milan, Dapatkan Adrien Rabiot yang Jauh Lebih Baik Dibandingkan Saat Masih di Juventus
- Jamie Vardy Bikin Kejutan di Serie A: Adaptasi Cepat, Tanpa Keluhan, dan Siap Saingi Mesin Gol Top Liga Italia
- Hasil Bologna vs Cremonese: Ketajaman Vardy & Ketangguhan Emil Audero Antarkan La Cremo Petik 3 Angka
- Scott McTominay Dinobatkan Pemain Terbaik Serie A 2025: Inilah Para Jawaranya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Adalah Rumah yang Tepat Bagi Rafael Leao Saat Ini
Liga Italia 2 Desember 2025, 16:51
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Man United vs Brentford
Liga Inggris 27 April 2026, 18:31
-
PSG vs Bayern: Ujian Mental Juara di Parc des Princes
Liga Champions 27 April 2026, 18:02
-
PSG vs Bayern: Duel 2 Raksasa dengan Serangan Mematikan
Liga Champions 27 April 2026, 17:55
-
Link Live Streaming Atletico Madrid vs Arsenal - Semifinal Liga Champions
Liga Champions 27 April 2026, 17:52
-
Hasil Bali United vs PSM: Juku Eja Belum Aman dari Degradasi
Bola Indonesia 27 April 2026, 17:37
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persija vs Persis Solo
Bola Indonesia 27 April 2026, 17:30
-
Rafael Leao Gantikan Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 27 April 2026, 17:20
-
Manchester United vs Brentford, 2 Penggawa Setan Merah Berpotensi Comeback
Liga Inggris 27 April 2026, 16:55
-
Prediksi PSG vs Bayern 29 April 2026
Liga Champions 27 April 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08

























KOMENTAR