
Bola.net - Matthijs de Ligt menarik perhatian baru-baru ini. Pemain asal Belanda itu mengaku ragu untuk memperpanjang kontrak di Juventus karena perkara prestasi.
De Ligt bergabung dengan Juventus pada tahun 2019 lalu, tepat setelah membantu Ajax Amsterdam mencapai babak semifinal Liga Champions. Kepindahannya membuat Bianconeri harus merogoh kocek hingga 80,5 juta euro.
Musim pertamanya tidak berjalan dengan mulus. Namun setelah beradaptasi dengan gaya bermain di Italia, pemain berumur 22 tahun itu mulai menunjukkan potensinya hingga berhasil mendapatkan tempat di tim inti.
Kepergian Giorgio Chiellini ke Amerika Serikat memastikan satu tempat untuknya di starting XI Juventus. Namun, sepertinya De Ligt tidak memiliki rencana untuk berlama-lama di Turin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bertahan, atau Melirik ke yang Lain
Kontrak De Ligt saat ini cuma berlaku sampai tahun 2024 mendatang. Ini adalah momen terbaik buat Juventus untuk memperpanjang kontraknya, agar mereka tidak terjebak lagi dalam situasi pemain pergi dengan status bebas transfer.
Baru-baru ini, De Ligt mengkonfirmasi kalau dirinya sedang berbincang dengan klub terkait kontrak baru. Kendati sudah dijamin bakal main secara reguler, De Ligt mengakui bahwa dirinya masih menimbang opsi selain bertahan di Juventus.
"Sedang ada diskusi antara saya dan Juventus. Begitu momen tiba, saya akan memutuskan apakah akan memperpanjang atau melirik ke yang lain. Saya selalu melihat yang terbaik buat saya dari segi proyeksi olahraga," katanya kepada NOS.
"Dua posisi empat berturut-turut tidaklah cukup, kami harus membuat progres di arah itu sebab ini hasil mengecewakan. Juventus adalah klub yang selalu menginginkan dan harus menjadi juara," lanjutnya.
Gaji Juga Dipermasalahkan
Perkataan De Ligt menyasar kepada prestasi Juventus dalam beberapa musim terakhir. Namun sebenarnya, seperti yang diendus Tuttomercatoweb dan SportItalia, De Ligt memiliki alasan lain yang bisa mendorongnya cabut dari Turin.
Alasan itu berkaitan dengan kebijakan gaji terbaru. Setelah Cristiano Ronaldo hengkang, klub fokus mengurangi beban gaji. Itulah kenapa Paulo Dybala dilepas setelah meminta gaji 10 juta euro per musim dalam kontrak barunya.
Saat ini De Ligt dibayar delapan juta euro per musim ditambah bonus berkaitan dengan performa. Hampir sama seperti yang ditawarkan kepada gelandang Manchester United, Paul Pogba. Juventus berniat mengurangi gaji tersebut.
Tidak sampai di situ, Juventus juga berniat memangkas hal-hal yang bisa merugikan klub tetapi menguntungkan buat De Ligt. Salah satunya klausul rilis senilai 120 juta euro. Meski nilainya besar, tapi itu bisa menjadi jalan keluar terbaik buat De Ligt jika ingin meninggalkan Juventus suatu hari nanti.
(Tuttomercatoweb, Sportitalia via Football Italia)
Baca Juga:
- Rencana Menarik Juventus, Duetkan Dusan Vlahovic dengan Giovanni Simeone
- Setelah Paul Pogba, Inikah Rekrutan Juventus Berikutnya?
- Dilirik Man United, De Ligt Konfirmasi Sedang Diskusi dengan Juventus
- Cari Bek Baru, Juventus Siap Kejar Kalidou Koulibaly
- Real Madrid Tidak Tertarik, Juventus Sendirian Kejar Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Berniat Potong Gaji Juan Cuadrado
Liga Italia 6 Juni 2022, 14:14
-
Masalah Matthijs De Ligt di Juventus Bukan Cuma Prestasi, Apa Lagi?
Liga Italia 6 Juni 2022, 07:59
-
Setelah Paul Pogba, Inikah Rekrutan Juventus Berikutnya?
Liga Italia 5 Juni 2022, 23:39
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR