
Bola.net - Juventus kembali gagal menuai poin penuh di pentas Serie A musim ini. Saat bertemu Sassuolo dalam laga pekan ke-33, Kamis (16/7/2020) dini hari tadi, Cristiano Ronaldo dkk hanya mampu meraih hasil imbang 3-3.
Klub berjuluk Bianconeri tersebut sempat unggul dua gol lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Danilo dan Gonzalo Higuain bergantian menjebol gawang yang dikawal Andrea Consigli.
Namun situasinya berubah seiring waktu berjalan. Sassuolo berhasil mencetak tiga gol yang berasal dari Filip Djuricic, Domenico Berardi, dan Francesco Caputo. Beruntung buat Juventus, Alex Sandro berhasil mencetak gol penyama skor di menit ke-64.
Hasil ini tidak membuat Juventus turun dari punca klasemen sementara Serie A musim ini. Namun fakta bahwa mereka telah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir tidak bisa dilupakan begitu saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masalah Utama Juventus
Juventus hanya mampu meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir. Kekalahan diraih saat bertemu AC Milan, di mana mereka sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum kalah dengan skor 2-4.
Maurizio Sarri selaku pelatih Juventus tidak bisa memungkiri kalau timnya sedang mengalami masalah. Permasalahan itu terkait dengan konsistensi tim.
"Seorang pelatih mengharapkan konsistensi dari timnya, kami kurang soal itu baik secara fisik maupun mental," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia pasca pertandingan.
"Kami memiliki beberapa momen yang kuat dalam sebuah pertandingan dan beberapa momen pasif yang sulit untuk dipahami," lanjutnya.
Pujian untuk Sassuolo
Sarri juga memberikan pujian kepada Sassuolo yang tampil apik dalam pertandingan tersebut. Ia pun meyakini bahwa skuat asuhan Roberto de Zerbi itu bisa mengikuti langkah Atalanta di masa mendatang.
"Kami telah menghadapi tim-tim dengan performa yang luar biasa belakangan ini dan Sassuolo tidak ada bedanya, sebab mereka berhasil meraih empat kemenangan berturut-turut. Jika mereka kompak, mereka bisa menjadi Atalanta di masa depan," tambahnya.
"Saya percaya bahwa bila kami bisa menyelesaikan masalah konsistensi, kami berada di jalur yang tepat. Tim manapun bisa menjadi berbahaya jika anda membiarkan mereka lewat di sepertiga akhir kami," pungkasnya.
Masalah tersebut harus segera dituntaskan oleh Sarri, sebab Juventus akan kembali bermain pada hari Selasa (21/7/2020) nanti. Lawannya pun tak kalah berat, yakni Lazio yang saat ini menduduki peringkat ketiga dalam klasemen Serie A.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Laga, 2 Poin, dan Kebobolan 9 Gol, Apa Apa dengan Juventus?
Liga Italia 16 Juli 2020, 15:22
-
Highlights Serie A: Sassuolo 3-3 Juventus
Open Play 16 Juli 2020, 14:32
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR