
Bola.net - Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, memberikan penjelasan tentang langkah mengejutkan timnya yang melepas Lloyd Kelly ke Juventus. Keputusan ini diambil menjelang penutupan jendela transfer Januari dan menyisakan banyak pertanyaan di benak penggemar.
Juventus mengumumkan resmi kedatangan Kelly dengan kesepakatan awal berupa pinjaman dan kewajiban untuk membeli. Dalam kesepakatan ini, Bianconeri membayar €3 juta untuk pinjaman musim ini, dan berkomitmen mengeluarkan total €14,5 juta ditambah bonus hingga €3 juta untuk transfer permanen.
Kelly baru bergabung dengan Newcastle pada musim panas lalu setelah kontraknya dengan AFC Bournemouth berakhir. Meski baru bergabung, keputusan untuk menjualnya ternyata tidak mudah bagi tim manajemen Newcastle.
Penjelasan di Balik Keputusan
View this post on Instagram
Eddie Howe menjelaskan dalam konferensi pers bahwa keputusan ini bukan sepenuhnya ada di tangannya. Dia menekankan bahwa timnya sangat enggan melepas Kelly karena percaya akan potensi yang dimilikinya.
Kelly mengalami frustrasi karena minim kesempatan bermain di tim utama, yang sebagian besar disebabkan oleh performa pemain lain. Howe mengungkapkan bahwa mereka harus mempertimbangkan aturan Profit dan Sustainability (PSR) dalam pengambilan keputusan ini.
“Saya rasa bukan keputusan saya sepenuhnya untuk membiarkannya pergi, kami sangat enggan karena Lloyd adalah pemain yang baru saja bergabung dan kami percaya pada kemampuannya,” kata Howe.
Harapan untuk Kelly di Juventus
Meskipun berat melepaskan Kelly, Howe menyampaikan harapan terbaik bagi sang pemain. Dia percaya bahwa pindah ke Juventus adalah langkah yang tepat dan penuh tantangan bagi Kelly.
Howe juga mengapresiasi sikap profesional Kelly selama berkarier di Newcastle. “Lloyd pergi dengan harapan terbaik dari kami, dia memiliki sikap yang patut dicontoh selama berada di sini,” ungkapnya.
Keputusan ini tentunya menjadi sorotan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola, yang penasaran bagaimana Kelly akan beradaptasi di liga baru dan tantangan yang dihadapinya di Italia.
Sumber: Football Italia
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Cara Juventus Bila Ingin Permanenkan Randal Kolo Muani
Liga Italia 5 Februari 2025, 14:16
-
Ternyata Tawaran MU ke Douglas Luiz di Deadline Day Ditolak Juventus
Liga Italia 5 Februari 2025, 14:06
-
Demi Duet Vlahovic dan Kolo Muani, Thiago Motta Diminta Ubah Taktik Juventus
Liga Italia 5 Februari 2025, 09:38
-
Mengapa Newcastle Mau Melepas Lloyd Kelly ke Juventus?
Liga Italia 5 Februari 2025, 09:12
-
Rekap Transfer Musim Dingin Juventus 2025: 4 Pemain Baru Datang, 3 untuk Pertahanan
Liga Italia 4 Februari 2025, 10:43
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR