
Bola.net - Napoli hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Atalanta di pekan ke-10 Serie A, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis kesal dengan sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya.
Laga Napoli vs Atalanta yang digelar di San Paolo berjalan sengit. Empat gol tercipta, masing-masing dua untuk kedua tim.
Napoli unggul lebih dulu pada menit 16 lewat Nikola Maksimovic. Lalu, Napoli menyamakan skor pada menit 41 melalui gol Remo Freuler. Napoli kembali unggul pada menit 71 dari gol Arkadiuz Milik lewat gol yang indah.
Hanya saja, Atalanta kemudian mampu menyamakan skor lewat Josip Ilicic pada menit 86. Gol tersebut menuai protes keras dari kubu Napoli karena merasa sebelumnya ada pelanggaran terhadap Fernando Llorente oleh Simon Kjaer di kotak penalti.
Wasit Kupas Kentang Saja
Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, tidak terima dengan sikap wasit Piero Giacomelli. Salah satu yang disorot Laurentiis yakni keputusan Giacomelli tidak menengok VAR dengan insiden Llorente yang kemudian berbalik menjadi gol untuk Atalanta.
"Tanpa kita, wasit akan mengupas kentang," kata De Laurentiis dikutip dari BBC Sport.
"Jika terdapat VAR, tidak ada gunanya memberikan delapan menit waktu tambahan karena semua yang terjadi adalah mendorong dan berteriak," imbuh Laurentiis.
Lebih jauh, Laurentiis juga kesal dengan kinerja Giacomelli secara umum. Bahkan, dia juga ikut mengecam petugas wasit yang bertanggung jawab pada VAR. Laurentiis sangat sebal dan menyebut wasit sedang membuat lelucon.
"Itu adalah sebuah lawakan dari [Pino Giacomelli] yang mengusir seorang pria seperti [Carlo] Ancelotti? Kami muak. Kami bosan membayar untuk standar pemimpin yang seperti ini," sambung Laurentiis.
Kartu Merah untuk Ancelotti
Bukan hanya Laurentiis yang sebal dengan keputusan wasit. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti juga merasa dirugikan. Apalagi, Ancelotti mendapat kartu merah karena dinilai protes terlalu keras kepada pihak wasit.
"Saya menganggap apa yang terjadi sebagai serangan terhadap profesionalisme saya, pemain saya dan klub saya," ucap Ancelotti.
"Napoli bermain dengan sangat baik, dengan intensitas yang baik dan yang lainnya. Mereka pantas mendapatkan hasil yang berbeda. Kami sangat menyesal tentang semua ini, tetapi kami harus melanjutkan," sambung Ancelotti.
Dengan hasil imbang melawan Atalanta, Napoli gagal menang dalam dua laga terakhir. Sebelum ditahan imbang Atalanta, Napoli lebih dulu ditahan imbang SPAL dengan skor 1-1.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Seriusi Perburuan Erling Haaland
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 22:00
-
AC Milan Kembali Dekati Dejan Lovren
Liga Italia 31 Oktober 2019, 19:23
-
AS Roma Permanenkan Chris Smalling?
Liga Italia 31 Oktober 2019, 18:40
-
3 Pemain Bintang yang Berpotensi Diboyong Juventus Musim Depan
Editorial 31 Oktober 2019, 15:12
-
Jalan Lapang MU Beli Mario Mandzukic, Juventus Turunkan Harga
Liga Inggris 31 Oktober 2019, 14:52
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR