Bola.net - Penyerang Juventus, Alvaro Morata, berharap kartu merah yang didapatkan saat laga kontra AS Roma bisa dicabut oleh otoritas sepakbola Italia, FIGC.
Morata mengalami nasib sial kala bermain di laga tersebut. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, ia lantas diganjar kartu merah oleh wasit jelang berakhirnya babak kedua tersebut. Sebab, ia terlibat konfrontasi dengan bek Roma, Kostas Manolas setelah melakukan tekel yang keras.
Pemain asal Spanyol itu tampaknya tak terima dengan keputusan sang wasit. Ia pun mengaku sangat heran dengan kartu merah tersebut, begitu pula dengan reaksi keras yang ditunjukkan oleh Manolas.
"Kartu merah saya? Saya tak melakukan apa-apa, itu keputusan yang aneh. Saya mentekel dengan keras, namun di laga seperti itu, Anda memang harus menjadi pemain yang tangguh. Saya juga tak paham dengan reaksi dari Manolas, bahkan ketika kami bisa mengalahkan mereka sekalipun. Saya tak boleh bermain sekarang karena sebetulnya tak melakukan apa-apa," keluh Morata seperti dikutip Goal.
Eks pemain Real Madrid itu pun berharap keputusan kartu merah itu bisa dianulir oleh FIGC.
"Semoga saja ada sesuatu yang bisa dilakukan agar hukuman itu bisa ditarik kembali," seru Morata.
Menurut Anda, apakah Morata memang layak menerima kartu merah tersebut? [initial]
(gl/dim)
Morata mengalami nasib sial kala bermain di laga tersebut. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, ia lantas diganjar kartu merah oleh wasit jelang berakhirnya babak kedua tersebut. Sebab, ia terlibat konfrontasi dengan bek Roma, Kostas Manolas setelah melakukan tekel yang keras.
Pemain asal Spanyol itu tampaknya tak terima dengan keputusan sang wasit. Ia pun mengaku sangat heran dengan kartu merah tersebut, begitu pula dengan reaksi keras yang ditunjukkan oleh Manolas.
"Kartu merah saya? Saya tak melakukan apa-apa, itu keputusan yang aneh. Saya mentekel dengan keras, namun di laga seperti itu, Anda memang harus menjadi pemain yang tangguh. Saya juga tak paham dengan reaksi dari Manolas, bahkan ketika kami bisa mengalahkan mereka sekalipun. Saya tak boleh bermain sekarang karena sebetulnya tak melakukan apa-apa," keluh Morata seperti dikutip Goal.
Eks pemain Real Madrid itu pun berharap keputusan kartu merah itu bisa dianulir oleh FIGC.
"Semoga saja ada sesuatu yang bisa dilakukan agar hukuman itu bisa ditarik kembali," seru Morata.
Menurut Anda, apakah Morata memang layak menerima kartu merah tersebut? [initial]
Sudah Baca?
- Review: 3 Kartu Merah dan Penalti, Juve Bekuk Roma
- Highlights Serie A: Juventus 3-2 AS Roma
- Totti Tuduh Kemenangan Juve Sudah Diatur
- Garcia: Saya Tak Tahu Kotak Penalti Juve Begitu Besar
- Sabatini: Tiga Gol Juve Semuanya Tidak Sah
- Marotta: Ucapan Totti Tak Bisa Diterima!
- Marotta Bantah Juve Dibantu Wasit
- Inilah Hukuman Untuk Morata, Manolas dan Rudi Garcia
- Nedved Tersinggung Atas Tudingan Totti
- Nedved: Jika di Juve, Totti Akan Kehilangan Ban Kaptennya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buffon: Pecundang Selalu Mencari-cari Alasan Atas Kekalahannya
Liga Italia 8 Oktober 2014, 23:41
-
Juventus Sudah Siap Lepas Vidal
Liga Italia 8 Oktober 2014, 22:29
-
Morata Kritik Komentar Negatif Totti
Liga Italia 8 Oktober 2014, 22:07
-
Morata Berharap Kartu Merahnya Dicabut
Liga Italia 8 Oktober 2014, 21:38
-
Perilaku Buruk, Madrid Urung Uber Vidal
Liga Inggris 8 Oktober 2014, 16:56
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR