Bola.net - Alvaro Morata mengungkapkan suasana di ruang ganti Juventus. Morata merupakan pemain yang baru dibeli Juve dari Real Madrid pada musim panas lalu.
Salah satu yang membuat Morata terkejut adalah kesetaraan dari semua pemain Juve. Para pemain berlabel legenda sekalipun tidak merasa lebih penting dibanding pemain baru atau pemain muda.
"Yang paling mengejutkan saya ketika datang ke Juventus adalah tak ada satu orang pun yang merasa lebih penting dari pemain lain, meski dia adalah legenda dan juara dunia. Di sini semua pemain makan bersama, ngobrol bersama dan menjalani kehidupan normal. Rasanya menakjubkan bisa ngobrol bareng Gianluigi Buffon atau Andrea Pirlo," terang Morata kepada Tuttosport.
Morata juga mengatakan bahwa para pemain senior tak pernah keberatan jika dimintai bantuan. Karenanya, ia merasa senang sudah bisa merasakan kehidupan tim yang begitu rukun.
"Saya kagum karena mereka mau membantu saya setiap kali saya membutuhkan. Mereka membuat saya merasa sangat nyaman di Juventus. Hal seperti ini tidak normal di klub besar, tapi inilah yang membuat Juventus kuat. Kami bukan cuma segerombolan pemain juara, kami adalah para pria yang bermain dan bekerja bersama." [initial]
(foti/hsw)
Salah satu yang membuat Morata terkejut adalah kesetaraan dari semua pemain Juve. Para pemain berlabel legenda sekalipun tidak merasa lebih penting dibanding pemain baru atau pemain muda.
"Yang paling mengejutkan saya ketika datang ke Juventus adalah tak ada satu orang pun yang merasa lebih penting dari pemain lain, meski dia adalah legenda dan juara dunia. Di sini semua pemain makan bersama, ngobrol bersama dan menjalani kehidupan normal. Rasanya menakjubkan bisa ngobrol bareng Gianluigi Buffon atau Andrea Pirlo," terang Morata kepada Tuttosport.
Morata juga mengatakan bahwa para pemain senior tak pernah keberatan jika dimintai bantuan. Karenanya, ia merasa senang sudah bisa merasakan kehidupan tim yang begitu rukun.
"Saya kagum karena mereka mau membantu saya setiap kali saya membutuhkan. Mereka membuat saya merasa sangat nyaman di Juventus. Hal seperti ini tidak normal di klub besar, tapi inilah yang membuat Juventus kuat. Kami bukan cuma segerombolan pemain juara, kami adalah para pria yang bermain dan bekerja bersama." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Parma, Juventus Simpan Tiga Pilar
Liga Italia 10 April 2015, 23:56
-
Allegri Tak Mau Juventus Setengah Hati Lawan Parma
Liga Italia 10 April 2015, 19:23
-
Ada Parma, Allegri Ogah Pikirkan Monaco
Liga Italia 10 April 2015, 19:06
-
Pirlo Siap Tampil Lawan Monaco
Liga Italia 10 April 2015, 18:52
-
Data dan Fakta Serie A: Parma vs Juventus
Liga Italia 10 April 2015, 18:02
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR