
Bola.net - AC Milan harus puas membawa pulang satu poin dari markas Fiorentina pada pekan ke-20 Liga Italia 2025/2026. Duel yang berlangsung di Stadion Artemio Franchi, Minggu (11/01/2026), berakhir dengan skor imbang.
Hasil tersebut terasa pahit karena Rossoneri sempat mendapatkan sejumlah peluang emas sejak babak pertama. Namun efektivitas menjadi masalah yang kembali menghantui tim asuhan Massimiliano Allegri.
Christian Pulisic menjadi sorotan setelah dua kesempatan bersihnya gagal berbuah gol. Situasi ini memicu perdebatan, terutama karena Milan akhirnya tertinggal lebih dulu.
Meski begitu, Allegri memilih berdiri di belakang anak asuhnya. Sang pelatih menilai kegagalan itu tidak bisa dilihat secara hitam-putih dari hasil akhir semata.
Allegri Bela Pulisic
Milan sejatinya bisa unggul lebih awal melalui Christian Pulisic di babak pertama. Winger asal Amerika Serikat itu mendapatkan dua peluang besar setelah bekerja sama dengan Niclas Fullkrug.
Pada kesempatan pertama, Pulisic terlambat mengambil keputusan sehingga bola sepakannya melebar dari sasaran. Peluang kedua juga gagal berbuah gol karena tendangannya berhasil digagalkan David de Gea.
Situasi tersebut membuat Pulisic menjadi sasaran kritik, terlebih setelah Fiorentina justru membuka keunggulan lebih dulu. Pietro Comuzzo mencetak gol pada menit ke-66 sebelum Christopher Nkunku menyelamatkan Milan lewat gol penyeimbang di menit-menit akhir.
“Pada hari Minggu, setelah 15 menit, kami sudah tiga kali berhadapan langsung dengan gawang lawan dengan Pulisic. Jika Anda mencetak gol, pendekatannya sudah benar; jika tidak… semuanya dinilai dari hasilnya,” kata Allegri, via MilanNews.
Allegri Minta Semua Pemain Tingkatkan Performa
Allegri menegaskan bahwa sepak bola tidak selalu berjalan sesuai rencana, meski tim sudah menciptakan banyak peluang. Ia mencontohkan pertandingan sebelumnya sebagai gambaran betapa tipisnya jarak antara dominasi dan kekecewaan.
Menurutnya, Milan juga mengalami situasi serupa saat menghadapi Roma di kandang sendiri. Setelah melewati periode sulit, Rossoneri justru mampu menciptakan banyak peluang di babak kedua.
Pelatih asal Italia itu menilai hasil akhir kerap dipengaruhi oleh momen tak terduga. Karena itu, ia meminta timnya lebih siap secara mental menghadapi sisa musim.
“‘Jika’ dan ‘tetapi’ tidak akan membawa kita ke mana-mana. Bagaimana jika Pulisic mencetak tiga gol di Florence… ia tidak mencetak gol. Ia sudah mencetak gol sebelumnya, dan mungkin ia akan mencetak gol lagi besok. Kita harus fokus pada penampilan kita dan meningkatkan fokus mental kita. Kita sudah memasuki paruh kedua musim, dan tidak ada lagi waktu untuk memperbaiki kesalahan.”
Klasemen Liga Italia
(MilanNews)
Baca Juga:
- Allegri Beri Sinyal Perubahan Taktik: Milan Tak Lagi Kaku Lawan Como?
- Jelang Como vs Milan, Allegri Pastikan Leao Fit dan Ungkap Nasib Fullkrug
- Baru Main 106 Menit, Niclas Fullkrug Sudah Cedera di AC Milan
- AC Milan Buang-buang Peluang Lawan Fiorentina, Fullkrug pun Kecewa
- AC Milan, Bersabarlah dengan Ardon Jashari
- Bocoran Transfer AC Milan Musim Panas 2026: Dua Nama Besar Diincar, Satu Sudah Dihubungi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Como vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 15 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi Como vs Milan 16 Januari 2026
Liga Italia 15 Januari 2026, 02:45
-
Jelang Duel Como vs Milan, Allegri Umbar Pujian Untuk Fabregas
Liga Italia 15 Januari 2026, 02:36
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR