AC Milan Buang-buang Peluang Lawan Fiorentina, Fullkrug pun Kecewa

AC Milan Buang-buang Peluang Lawan Fiorentina, Fullkrug pun Kecewa
Pemain AC Milan Christian Pulisic berhadapan dengan kiper Fiorentina David De Gea pada laga Serie A/Liga Italia antara Fiorentina vs Milan, 11 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Bola.net - AC Milan harus puas membawa pulang satu poin dari markas Fiorentina pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Artemio Franchi, Minggu (11/01/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor 1-1.

Tuan rumah Fiorentina tampil lebih menekan sepanjang pertandingan dan beberapa kali merepotkan lini belakang Rossoneri. Milan justru kesulitan mengembangkan permainan dan kerap kehilangan momentum.

Fiorentina akhirnya memecah kebuntuan lebih dulu lewat sundulan Pietro Comuzzo pada menit ke-66 dari situasi sepak pojok. Gol tersebut memaksa Milan bermain lebih agresif di sisa laga.

Upaya Milan baru membuahkan hasil di menit-menit akhir pertandingan. Pemain pengganti Christopher Nkunku mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90, yang memastikan skor imbang bertahan hingga peluit panjang.

1 dari 4 halaman

Debut Starter Fullkrug Bersama Rossoneri

Niclas Fullkrug resmi menjadi pemain AC Milan (c) AC Milan

Niclas Fullkrug resmi menjadi pemain AC Milan (c) AC Milan

Laga ini menjadi momen spesial bagi Niclas Fullkrug. Striker asal Jerman itu mencatatkan debut starter pertamanya bersama AC Milan sejak didatangkan dari West Ham.

Sebelumnya, Fullkrug hanya tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Cagliari dan Genoa. Kepercayaan sebagai starter langsung dijawab dengan performa yang cukup menjanjikan.

Bermain sebagai target man, Fullkrug aktif membuka ruang dan menjadi pemantul bola bagi rekan-rekannya. Ia bahkan nyaris mencatatkan dua assist andai peluang yang diciptakannya bisa dimaksimalkan.

Dua umpan terobosan matang dilepaskan Fullkrug kepada Christian Pulisic pada menit ke-19 dan 23. Namun, kedua peluang emas tersebut gagal berbuah gol setelah satu tembakan melebar tipis dan satu lainnya digagalkan David De Gea.

2 dari 4 halaman

Curahan Hati Fullkrug di Instagram

Niclas Fullkrug mendapatkan sejumlah instruksi sebelum masuk sebagai pemain pengganti di laga Cagliari vs AC Milan (c) Serie A Official

Niclas Fullkrug mendapatkan sejumlah instruksi sebelum masuk sebagai pemain pengganti di laga Cagliari vs AC Milan (c) Serie A Official

Meski tampil cukup solid, Fullkrug tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya usai pertandingan. Ia menilai Milan seharusnya bisa meraih hasil lebih baik di Florence.

Striker berusia 32 tahun itu juga menyoroti semangat juang tim yang tetap terjaga hingga akhir laga. Namun, menurutnya, efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah.

Melalui akun Instagram pribadinya di @niclas_fuellkrug24, Fullkrug menyampaikan evaluasinya terkait hasil imbang tersebut. Unggahan itu mencerminkan kekecewaan sekaligus optimisme menatap laga berikutnya.

“Bukti lain dari semangat tim kami yang kuat, tetapi seharusnya kami bisa memanfaatkan peluang kami dengan lebih baik!” tulis Fullkrug.

“Sudah saatnya mendapatkan tiga poin ini – pertandingan selanjutnya sudah di depan mata!”

3 dari 4 halaman

Allegri Soroti Hilangnya Fokus Milan

Pemain AC Milan Matteo Gabbia melompat untuk menyundul bola pada laga Serie A/Liga Italia antara Fiorentina vs Milan di Florence, Italia, Minggu, 11 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Pemain AC Milan Matteo Gabbia melompat untuk menyundul bola pada laga Serie A/Liga Italia antara Fiorentina vs Milan di Florence, Italia, Minggu, 11 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, juga menyuarakan kekecewaannya usai laga. Ia menilai timnya kehilangan fokus saat pertandingan memasuki fase krusial.

Menurut Allegri, Milan sebenarnya menunjukkan kesabaran setelah tertinggal satu gol. Namun, situasi berubah setelah gol penyeimbang tercipta.

Alih-alih terus menekan, Milan justru kehilangan kendali permainan dan hampir kebobolan lagi. Momen tersebut dinilai sebagai kesalahan berulang yang seharusnya bisa dihindari.

“Setelah tertinggal satu gol, kami punya kesabaran untuk membawa bola ke sepertiga akhir, tetapi setelah menyamakan kedudukan, kami membuat kesalahan yang sama seperti yang kami lakukan saat melawan Genoa,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.

“Masih ada tujuh menit tersisa dan dengan waktu sebanyak itu Anda tidak boleh kehilangan bola dengan mudah, Anda harus memainkannya dengan lebih baik di dekat area penalti. Para pemain tahu ini,” tegasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL