
Bola.net - AC Milan memetik kemenangan tipis saat menjamu Lazio pada pekan ke-13 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (30/11/2025) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung dengan cukup intens, dengan kedua tim saling menekan untuk mencari gol pembuka.
Gol tunggal Rafael Leao pada menit ke-51 menjadi pembeda di laga ketat tersebut. Memanfaatkan umpan Fikayo Tomori, Leao melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Drama terjadi menjelang akhir pertandingan ketika Strahinja Pavlovic dianggap melakukan handball di dalam kotak penalti. Para pemain Lazio sempat meminta penalti, namun keputusan VAR menyatakan tidak ada pelanggaran. Situasi itu memicu ketegangan di kubu Biancocelesti yang merasa dirugikan. Meski begitu, Milan tetap berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Rossoneri yang terus bersaing di papan atas. Namun, performa Milan tak lepas dari sorotan para pengamat, termasuk Fabio Capello yang memberikan analisis tajam soal jalannya pertandingan. Mantan pelatih tim nasional Inggris itu menilai ada aspek penting yang menjadi catatan khusus dari duel tersebut.
Capello: Milan Sempat Kewalahan di Babak Pertama

Fabio Capello menilai kemenangan Milan tak datang dengan mudah, terutama melihat bagaimana Lazio tampil dominan di babak pertama. Menurutnya, Rossoneri kesulitan menemukan ritme karena intensitas tekanan yang diberikan pasukan Maurizio Sarri. Biancocelesti bermain kompak, menutup ruang, dan memaksa Milan beberapa kali kehilangan bola di lini tengah.
Capello menyoroti periode setengah jam pertama yang menurutnya menjadi fase tersulit bagi Milan. Dalam periode tersebut, Lazio disebut memegang kendali permainan dan menciptakan peluang lebih jelas.
Mantan pelatih Milan itu juga menilai Mike Maignan punya peran besar menjaga skor tetap imbang sebelum turun minum. Beberapa penyelamatannya dianggap menjadi titik balik bagi Rossoneri. Capello menilai jika momen krusial itu tidak terjadi, arah pertandingan bisa saja berubah drastis dan merugikan Milan.
“Lazio memegang kendali selama 20 hingga 25 menit di babak pertama, dan tanpa aksi heroik Maignan, malam itu bisa saja berakhir berbeda bagi Milan. Saya pikir penyelamatannya terhadap Gila adalah awal dari pertandingan bagi Milan,” tulis Capello di kolomnya di La Gazzetta dello Sport.
Capello Soroti Penampilan Buruk Luka Modric

Selain membahas dinamika pertandingan, Capello juga memberikan komentar mengejutkan terkait performa Luka Modric. Sang maestro lini tengah tampil di bawah standar dan disebut membuat lebih banyak kesalahan dari biasanya. Capello menilai performa Modric yang tidak optimal memberi dampak signifikan pada permainan Milan khususnya di babak pertama.
Menurut Capello, Modric beberapa kali salah mengambil keputusan sehingga membuat Milan kesulitan mempertahankan penguasaan bola. Hal tersebut membuat lini tengah Rossoneri kalah duel melawan pressing ketat Lazio.
Capello bahkan menyebut performa Modric kali ini sebagai penampilan “manusiawi,” sebuah kondisi langka bagi pemain yang dikenal stabil. Ia menilai kesalahan-kesalahan Modric membuat rekan setimnya harus bekerja ekstra keras untuk merebut bola kembali dari lawan. Kondisi itu ikut memperberat langkah Milan sebelum akhirnya bangkit di babak kedua.
“Saya pikir tim Sarri bisa saja menciptakan masalah bagi Rossoneri, dengan formasi mereka yang sempit dan kemampuan mereka untuk menutup ruang tanpa penguasaan bola. Untuk sekali ini, ada juga penampilan 'manusiawi' dari fenomena bernama Luka Modric: Pemain Kroasia itu membuat lebih banyak kesalahan dari biasanya, dan bukan kebetulan rekan-rekan setimnya kesulitan merebut bola kembali," ulas Capello.
Klasemen Serie A
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- AC Milan vs Lazio: Drama VAR, Kartu Merah Allegri, dan Gol Penentu Leao Bawa Milan Puncaki Klasemen
- Chaos di San Siro! AC Milan vs Lazio dan Kontroversi VAR yang Memicu Kartu Merah
- Kemenangan 1-0 AC Milan vs Lazio: Rapor Lengkap Penampilan Pemain Rossoneri
- Man of the Match AC Milan vs Lazio: Fikayo Tomori
- Hasil AC Milan vs Lazio: Leao Menjadi Pembeda, Maignan Gemilang, Drama VAR Warnai Laga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan: Allegri Dapat Kartu Merah, Masih Ada sang Asisten dengan Rekor Gemilangnya
Liga Italia 1 Desember 2025, 15:56
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR