
Bola.net - Kekalahan telak yang dialami AC Milan dari Udinese membuka banyak masalah yang sebelumnya tertutup rapi. Dalam 37 menit pertama, fondasi permainan runtuh dan meninggalkan pertanyaan besar tentang arah tim.
Keputusan Massimiliano Allegri mengubah sistem menjadi 4-3-3 menjadi titik awal persoalan yang melebar. Perubahan itu tidak memberi dorongan di lini depan, justru memperlemah keseimbangan tim secara keseluruhan.
Trio Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Alexis Saelemaekers gagal memberi ancaman nyata sepanjang laga. Sementara itu, lini belakang kehilangan perlindungan dan terlalu sering berada dalam situasi satu lawan satu.
Gol bunuh diri Davide Bartesaghi dan sundulan Jurgen Ekkelenkamp memperlihatkan betapa renggangnya struktur pertahanan. Kekalahan 0-3 memperkecil peluang finis empat besar dan menuntut respons cepat.
Hasil ini juga menegaskan bahwa perubahan taktik tanpa dukungan performa individu tidak akan efektif. Kini, fokus beralih pada langkah konkret agar AC Milan kembali stabil di fase krusial musim.
Keseimbangan yang Hilang di Formasi 4-3-3
Perubahan ke 4-3-3 mengorbankan kekuatan utama AC Milan, yaitu organisasi pertahanan yang selama ini cukup solid. Ketika satu elemen penting dihilangkan, sistem menjadi rapuh dan mudah ditembus.
Lini belakang kerap terekspos karena jarak antar lini terlalu jauh. Bahkan dalam proses gol pertama, bentuk tim terlihat terpecah dan kehilangan koneksi antar pemain.
Karakter pragmatis Allegri yang biasanya mengutamakan efisiensi justru tidak terlihat, padahal pendekatan tersebut selama ini membantu AC Milan bertahan dalam banyak pertandingan ketat.
Kembali ke Fondasi 3-5-2
Mengembalikan formasi 3-5-2 menjadi langkah paling logis dalam waktu dekat. Sistem ini memberi perlindungan ekstra di belakang dan menjaga jarak antarlini tetap rapat.
Masuknya Matteo Gabbia sebagai jangkar pertahanan bisa menjadi solusi stabilitas. Ia mampu melengkapi peran Koni De Winter dan Strahinja Pavlovic dalam tiga bek sejajar.
Di lini tengah, kombinasi Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Youssouf Fofana memberi keseimbangan yang sulit tergantikan. Fofana khususnya menawarkan energi dan perlindungan yang krusial.
Perbaikan Lini Depan Jadi Kunci
Masalah utama AC Milan tetap berada di lini serang yang tumpul dalam beberapa bulan terakhir. Kombinasi Leao dan Pulisic belum berjalan optimal karena faktor kebugaran dan kurangnya ritme bermain bersama.
Memberi kesempatan kepada Santiago Gimenez bisa menjadi solusi untuk membuka ruang. Pergerakan tanpa bola yang ia miliki dapat membantu menciptakan peluang bagi rekan setim.
Opsi dari bangku cadangan seperti Christopher Nkunku dan pemain lain dapat menjadi pembeda di fase akhir laga. Fleksibilitas ini penting untuk menghadapi berbagai situasi pertandingan.
Pada akhirnya, Allegri tidak perlu mengubah arah besar yang sudah dibangun selama berbulan-bulan. Penyesuaian kecil, tapi tepat, bisa cukup untuk membawa AC Milan melewati garis akhir dan kembali ke Liga Champions.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyesuaian yang Perlu Dilakukan Agar AC Milan Kembali Stabil
Liga Italia 16 April 2026, 15:09
-
Dilema Allegri di AC Milan: Bertahan atau Pergi ke Timnas Italia?
Liga Italia 16 April 2026, 14:40
-
Juventus Diyakini akan Genggam Tiket Liga Champions
Liga Italia 15 April 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR