Bola.net - - Efek pertandingan derby d'Italia akhir pekan lalu nampaknya masih belum habis sampai saat ini. Perseteruan antara kedua klub masih panas dan justru semakin berkembang.
Inter nampaknya tidak puas dengan kinerja wasit Nicola Rizzoli dalam laga melawan Juventus. Inter bahkan menyebarkan video 'bukti' bahwa Rizzoli berpihak kepada Juve. Video itu menunjukkan tendangan bebas bek Juve yang bisa diintersep Mauro Icardi, namun wasit menghentikan permainan dan memerintahkan tendangan bebas diulang karena ia belum meniup peluit. Inter juga marah karena video itu tidak disiarkan di televisi.
Pihak Juventus sebenarnya menolak berkomentar. Namun Direktur Umum Juve, Giuseppe Marotta mendapatkan pertanyaan itu dalam wawancara dengan Mediaset Premium. Marotta sedikit menyindir Inter dengan menyebut tim-tim Italia harus mulai belajar bisa menerima kekalahan dan tidak melulu menyalahkan orang lain atas kekalahan yang mereka alami.

"Saya agak malu berbicara soal kontroversi Inter itu. Saya tidak mengira mereka akan mengarang insiden yang tak pernah terjadi setelah bermain dengan sangat baik. Saya rasa kita semua harus mulai membina budaya untuk bisa menerima kekalahan, bukan mencari alibi saja. Saya bisa memberikan daftar insiden yang merugikan Juve, tapi apa gunanya?" cetus Marotta.
Tudingan lebih keras diberikan oleh John Elkann, pemimpin keluarga Agnelli sekaligus Presiden Exor, perusahaan pemilik Juventus. Elkann menyebut Inter pecundang yang suka mengeluh.
"Luar biasa saja kemampuan Inter untuk menjadi pecundang dan pengeluh, mereka pasti sudah terbiasa. Saya berada di Juventus Stadium, pertandingan Derby d'Italia itu berjalan seru, Inter juga bermain bagus. Saya kasihan karena mereka merasa perlu menciptakan kontroversi lantaran Juve menang secara adil dan bermain bagus. Yang penting adalah yang terjadi di lapangan dan mengakui sportivitas yang selalu ditunjukkan Juve," cetus Elkann dalam acara yang digelar La Stampa.
Inter nampaknya sakit hati. Mereka sampai membuat pernyataan resmi untuk menangkis tudingan itu. Meski pihak Juventus secara resmi tidak pernah berbicara soal kontroversi itu, namun Inter merasa mereka sudah diserang oleh sang rival.
Pernyataan resmi Inter berbunyi: Menjawab komentar di media beberapa waktu terakhir, Inter tidak bisa mengerti mengapa Juventus terus membicarakan kami padahal fokus kami bukan mereka. Kami sudah secara sopan mencoba mendiskusikan keputusan wasit di laga yang tidak cuma penting bagi kami, tetapi juga bagi seluruh Serie A. Kami melakukannya melalui cara yang benar. Kami sekarang hanya memikirkan masa depan tanpa melupakan bahwa kami bermain apik di Turin meski hasil akhirnya adalah kekalahan. Fakta bahwa banyak orang yang membicarakan kami itu adalah bukti bahwa mereka sebenarnya takut kepada kami. Kita semua punya masa lalu. Kami juga dan kami bangga akan masa lalu kami.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Serie A: Cagliari vs Juventus
Liga Italia 10 Februari 2017, 17:29
-
Prediksi Cagliari vs Juventus 13 Februari 2017
Liga Italia 10 Februari 2017, 17:28
-
Moggi Ingatkan Arsenal: Allegri Takkan Tinggalkan Juve
Liga Inggris 10 Februari 2017, 14:35
-
Bonucci: Messi Lebih Natural dari Ronaldo
Liga Spanyol 10 Februari 2017, 13:05
-
Perkuat Sektor Pertahanan, Arsenal Incar Bek Muda Schalke
Liga Inggris 10 Februari 2017, 11:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR