Bola.net - - Gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyatakan rasa kagumnya terhadap kualitas materi yang dimiliki timnya saat ini. Bahkan, pemain asal Bosnia tersebut tidak ragu untuk menyebutnya sebagai skuat terbaik sepanjang masa.
Secara bertahap, Juventus mendatangkan pemain berkualitas yang memberi pengaruh apik terhadap hasil di tiap musimnya. Berkat itu juga, mereka mampu menguasai kompetisi domestik dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.
Seolah belum puas, Bianconeri lalu menunjukkan niatnya untuk berkuasa di Eropa. Juventus bahkan rela menggelontorkan uang sebesar 100 juta euro demi mendatangkan pemain yang akrab dengan trofi Liga Champions, Cristiano Ronaldo, dari Real Madrid.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus yang Terbaik
Dengan skuat yang sekarang, Juventus berhasil mendulang serangkaian hasil positif. Dari 20 pertandingan yang telah dilalui di Serie A maupun Liga Champions, skuat besutan Massimiliano Allegri tersebut baru menelan satu kekalahan saja.
Hal itu jelas membuat salah satu pemainnya, Pjanic, merasakan kekaguman yang besar. Tanpa keraguan dalam ucapannya, eks penggawa AS Roma tersebut berkata bahwa ini adalah skuat Juventus terbaik sepanjang masa.
"Allegri menangani skuat dengan sangat baik dan sangat bagus dari segi taktik; dia mengirim banyak kualitas kepada kami," ujar Pjanic kepada Rai Sport.
"Ronaldo juga memberi kami keuntungan yang besar dengan pengalaman, kualitas, dan cara bekerjanya sehingga kami bisa terus berkembang. Semua aspek ini membuat saya merasa sangat terkesan. Ini pastinya Juventus yang terbaik," lanjutnya.
Soal Buffon dan Chiellini
Selain kedatangan Ronaldo, Juventus juga harus merelakan kepergian salah seorang pemain legendarisnya, yakni Gianluigi Buffon. Tetapi, Pjanic merasa lubang yang ditinggalkan olehnya berhasil diisi dengan baik oleh kapten saat ini, Giorgio Chiellini.
"Gigi adalah legenda, mungkin kiper terbaik sepanjang masa. Dia adalah orang yang penting dalam ruang ganti, contoh terbaik yang mengirimkan semua ke-Juve-annya kepada kami," tambahnya.
"Setelah dia pergi, 'Chiello' semakin berkembang sebagai referensi utama. Dia dan Gigi tahu cara untuk membuat anda paham seperti apa Juventus sebenarnya," tandasnya.
Pjanic sendiri terus menjadi bagian penting dari Juventus sejak kedatangannya di tahun 2016 lalu. Pemain berumur 28 tahun itu dianggap berhasil mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh sang maestro, Andrea Pirlo.
Saksikan Juga Video Ini
Kelewatan selebrasi Persija Jakarta setelah dipastikan sebagai juara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak 2018? Simak cuplikannya melalui tautan video yang tersedia di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pjanic: Ini Juventus yang Terbaik Sepanjang Masa
Liga Italia 10 Desember 2018, 23:30
-
Jika Kembali, Pjanic Bakal Sambut Pogba dengan Spesial
Liga Italia 10 Desember 2018, 23:00
-
Kata Ronaldo Pemain Juve Rendah Hati, Tidak Seperti di Klub Lain
Liga Italia 10 Desember 2018, 22:17
-
Juve Bukan Satu-satunya Peminat Ronaldo
Liga Italia 10 Desember 2018, 21:48
-
Demi Trofi Juara, Ronaldo Tak Akan Sungkan Tendang Madrid
Liga Champions 10 Desember 2018, 20:43
LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR