- AC Milan akan menjamu AS Roma di San Siro pada giornata 3 Serie A 2018/19, Sabtu (01/9). Selama tiga musim terakhir, di tempat ini Milan selalu dipaksa bertekuk lutut oleh Roma.
Musim lalu, Milan tumbang 0-2 melawan Roma di tempat ini. Gol-gol Giallorossi dalam laga tersebut dicetak oleh Edin Dzeko dan Alessandro Florenzi.
Dengan hasil itu, berarti Milan selalu kalah dalam tiga laga kandang terakhirnya melawan Roma di Serie A. Terakhir kali Milan mengalahkan Roma di San Siro adalah dengan skor 2-1 pada musim 2014/15.
Milan tentu ingin memutus catatan negatif tersebut, tapi performa pasukan Gennaro Gattuso cukup meragukan. Melawan Napoli di San Paolo akhir pekan kemarin, mereka sempat memimpin 2-0 lewat gol-gol Giacomo Bonaventura dan Davide Calabria namun kalah 2-3.
Gonzalo Higuain belum mendapatkan servis optimal dari rekan-rekannya. Hakan Calhanoglu, yang merupakan salah satu sumber kreativitas Milan, absen saat melawan Napoli akibat skorsing, tapi sudah bisa diturunkan ketika menjamu Roma.
Trio Suso, Higuain dan Calhanoglu bakal jadi tumpuan Milan di barisan depan. Mereka bakal didukung oleh Bonaventura, Lucas Biglia dan Franck Kessie dari lini kedua.
Namun Roma jelas tak bisa dipandang sebelah mata. Roma sudah memainkan dua pertandingan di Serie A musim ini, sedangkan laga Milan pada giornata pertama ditunda. Mesin Roma sudah terlebih dahulu panas.
Roma mengawali musim dengan kemenangan 1-0 di kandang Torino lewat gol indah Dzeko. Setelah itu, Roma menunjukkan semangat tak mau kalah ketika diimbangi Atalanta 3-3 di Olimpico pada giornata 2.
Roma unggul cepat melalui backheel goal Javier Pastore dari assist Cengiz Under di menit 2, tapi lalu kebobolan tiga gol sebelum jeda. Roma menolak kalah dan mencetak dua gol balasan melalui Florenzi dan Kostas Manolas untuk mengamankan satu angka.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
AC Milan (4-3-3): Donnarumma; Calabria, Musacchio, Romagnoli, Rodriguez; Kessie, Biglia, Bonaventura; Suso, Higuain, Calhanoglu. Pelatih: Gennaro Gattuso.
AS Roma (4-3-3): Olsen; Florenzi, Manolas, Fazio, Kolarov; Cristante, De Rossi, Pastore; Under, Dzeko, Kluivert. Pelatih: Eusebio Di Francesco.
PREDIKSI SKOR
Dari pertandingan sebelumnya, Milan dan Roma bisa dbilang memiliki keunggulan dan kelemahan yang hampir sama.
Dua tim ini sama-sama punya kemampuan untuk mencetak gol. Namun mereka juga rentan kebobolan. Itu karena mereka tak bisa mencegah lawan menciptakan kesempatan.
Melihat dua faktor di atas, grande partita ini sepertinya akan berlangsung menarik dan tak tertutup kemungkinan berakhir imbang dengan gol.
Prediksi skor akhir: AC Milan 2-2 AS Roma.
Simak juga catatan head-to-head kedua tim di bawah ini.
Statistik

HEAD-TO-HEAD (SERIE A)
- Pertandingan: 166
- Milan menang: 73
- Gol Milan: 235
- Roma Menang: 44
- Gol Roma: 181
- Imbang: 49.
5 PERTEMUAN TERAKHIR
- 26-02-2018 Roma 0-2 Milan (Serie A)
- 01-10-2017 Milan 0-2 Roma (Serie A)
- 08-05-2017 Milan 1-4 Roma (Serie A)
- 13-12-2016 Roma 1-0 Milan (Serie A)
- 15-05-2016 Milan 1-3 Roma (Serie A).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR MILAN
- 26-07-18 Milan 1-1 United (ICC)
- 01-08-18 Tottenham 1-0 Milan (ICC)
- 05-08-18 Milan 1-0 Barcelona (ICC)
- 12-08-18 Madrid 3-1 Milan (Friendly)
- 26-08-18 Napoli 3-2 Milan (Serie A).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR ROMA
- 26-07-18 Roma 1-4 Tottenham (ICC)
- 01-08-18 Barcelona 2-4 Roma (ICC)
- 08-08-18 Madrid 2-1 Roma (ICC)
- 19-08-18 Torino 0-1 Roma (Serie A)
- 28-08-18 Roma 3-3 Atalanta (Serie A). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi AC Milan vs AS Roma 1 September 2018
Liga Italia 30 Agustus 2018, 16:00
-
Prediksi Manchester United vs Tottenham 28 Agustus 2018
Liga Inggris 25 Agustus 2018, 22:00
-
Prediksi AS Roma vs Atalanta 28 Agustus 2018
Liga Italia 25 Agustus 2018, 21:00
-
Prediksi Girona vs Real Madrid 27 Agustus 2018
Liga Spanyol 25 Agustus 2018, 20:00
-
Prediksi Inter Milan vs Torino 27 Agustus 2018
Liga Italia 25 Agustus 2018, 19:00
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR